Nice

Posted: Februari 14, 2018 in Kasih Tuhan

Iklan

“Jika Muslim, Yahudi, Kristen dan orang-orang dari agama lain memahami agama mereka dengan baik, maka hanya akan ada satu agama. Agama Cinta, dan Kedamaian, dan belas Kasihan”

Kalam Syaikh Muhammad Said al-Jamal ar-Rifai

Catatan: Syaikh Sidi Muhammad Said al Jamal ar-Rifa’i, sang pemandu Perdamaian, rahmat dan Cinta kepada Allah melalui Jalan Jalan sufi, seorang Mursyid Thariqah syadziliyah. Beliau adalah keturunan Nabi Muhammad SAW.

Semoga Allah melimpahkan kedamaian dan berkahNya, melalui leluhurnya, Syaikh Ahmad ar-Rifa’i. Dia lahir di Tulkum dalam Tanah Suci pada tahun 1935. Dia adalah pewaris ruhani melalui garis Syadzili dari Syekh Abdur-Rahman Abu-r-Risah dari Halab Suriah, dan merupakan salah satu yang menghidupkan Sufisme,Dalam sebuah institusi dan sekolah pemikiran serta pengetahuan spiritual. Pada tahun 1997 ia ditugaskan memimpin Dewan Sufi yang sudah berusia 1000 tahun di Baitul Maqdis. Dia adalah Kepala Council di Yerusalem dan Tanah Suci dan telah menjadi Syeikh dan tokoh pusat di Mesjid Al-Aqsa selama bertahun-tahun.

Syaikh tinggal di Bukit Zaitun di Kota Suci Yerusalem sejak tahun 1959. Ajaran dari jiwanya sangat dalam, bagi semua orang yang punya hati dan yang mendengarkan dengan hati. Ajarannya menjadi khazanah cahaya terang yang memberi nuansa baru pada tasawuf pada era ini. .

#santrinasionalis

#syaikhmuhammadsaidjamalarrifai

#sufisme

#thoriqoh

#syadziliyah

#buayablokc

#santriuntuknegeri

#santrinusantara

#ahlusunnahwaljamaahannahdliyah

Main mata

Posted: Januari 11, 2018 in Convert, In World, Khazanah, Warning

“…Pasangan mana pun yg menang, sang investor tetap mempunyai kaki dalam pemerintahan…” https://t.co/Dj9TasLfkt

Kriteria Hadits Shahih

Posted: Januari 11, 2018 in Kasih Tuhan

Hadis shahih ialah hadis yang sanadnya bersambung, diriwayatkan oleh perawi yang berkualitas dan tidak lemah hafalannya, di dalam sanad dan matannya tidak ada syadz dan illat. Mahmud Thahan dalam Taisir Musthalah Hadis menjelaskan hadis shahih adalah:

ما اتصل سنده بنقل العدل الظابط عن مثله إلى منتهاه من غير شذوذ ولا علة

“Setiap hadis yang rangkaian sanadnya bersambung, diriwayatkan oleh perawi yang adil dan dhabit dari awal sampai akhir sanad, tidak terdapat di dalamnya syadz dan ‘illah.” .

from @harakahislamiyah

.

#hadits #ngajihadits #haditsshahih #jenggot_aduhaii #indonesia #santringaji #santri #santrijakarta #santrikalong #ngajakngaji #kajianyuk #sunnah #hijabstyle #hijab #kriteria


Cyber Kremi

Posted: Januari 11, 2018 in Kasih Tuhan

 #belaagama #emak #bosqueu #old
#BelaAgama
#Emak
#Bosqueu
#Old

​KONSER ZAKIR NAIK

Posted: Juli 19, 2017 in Kasih Tuhan

De Fath, 8 jam yang lalu – Lewat telpon, saya diajak nonton Zakir Naik oleh beberapa Alumni, menurut mereka supaya saya tidak terlalu jauh tersesat, segera kembali ke jalan yang benar. Jalan yang ditawarkan Zakir Naik cocok untuk orang yang sedang tersesat seperti saya, kata mereka sambil tertawa gurih
Saya tersenyum, selama ini mereka tidak pernah menelpon saya, tiba tiba menelpon mengajak menonton Zakir Naik. Bagi saya ini sindiran tingkat Alexis. Baiklah saya akan bercerita, mumpung kalian yang menelpon saya

“Saya sudah selesai dengan Zakir Naik. Saya dulu sempat pengagum Ahmad Deedad, orang yang dicontoh Zakir Naik, ada yang bilang, dia gurunya Zakir Naik. Saya ingat, saat itu kalian masih unyu-unyu  kumpul dengan Aak Gim menangis bersama di geger kalong meratapi nasib, atau sekelas kader ormas Islam yang kerjanya tidur, makan, mandi di masjid. 

Kalian mendengar Zakir Naik hanya supaya bisa tidur nyenyak, berselimut keimanan kalian sambil mentertawakan kesesatan keimanan umat lain. Kalian tidak pernah berpikir bagaimana kalian juga sesat di mata keimanan orang lain. Lalu kalian bangga, sezalim-zalimnya kalian tapi tetap masuk surga asal beriman. Surga mana ? Jika surga yang dimaksudkan itu disaat batang Zakar Naik, itu betul
Jika kalian jijik melihat ular, pernahkah kalian berpikir, bahwa ular pun jijik melihat kalian. Begitulah kira kira benang merahnya
Islam seperti apa yang ditawarkan Zakir Naik ?, Islam yang menyalah-nyalahkan ajaran umat lain ?, Islam yang menganjurkan menggendong panci hanya untuk menghancurkan rumah ibadah umat lain ?, Islam tukang koreksi kitab suci umat lain ?, Islam yang tidak mencintai tanah air ? Khilafah solusinya ? Itulah intinya
“…Tolong sampaikan ke Zakir Naik, urusi saja umat Islam di Timur Tengah yang hijrah ke negeri kafir karena perang tak berkesudahan. Urusi saja apa sumbangsih umat Islam untuk peradaban dunia di masa depan. Sampaikan ke Zakir Naik, urusi saja umat Islam agar tidak menjadi horror negara-negara di dunia. Urusi saja umat Islam yang hanya menjadi cheerleader dalam penguasaan teknologi dan perekonomian dunia….” (Makjleb)
Sudahlah, jika anak-anak berumur belasan tahun takjub dengan Zakir Naik itu wajar. Tapi jika sudah bau tanah atau umur sudah 1/3 abad masih kagak bisa nalar mana Islam, mana pedagang agama, mana Industri ceramah yang ujung-ujungnya duit, itu artinya sudah tanda-tanda pekok stadium 2
Satu lagi, jangan berhenti belajar hanya pada Zakir Naik saja, nanti “pekok awet”, masih ada Mbah Mustafa Bisri, Emha Ainun Nadjib, Quraish Shihab, Habib (asli) Luthfi bin Yahya, dan banyak lagi”

Krik, krik, krik,…telponnya wafat

Bacanya sambil srufut kopih

​CAK NUR MENGINGATKAN ANIES

Posted: Maret 18, 2017 in Kasih Tuhan

D’Fath ~ Hari hari Anies setelah mendapatkan suara 39,5% seperti kandidat Calon Presiden saja, tampak sekali perubahan muka dalam menghadapi media, maklumlah dengan modal itu ia berkeyakinan memenangkan petarungan di Jakarta. 39,5 + 17 = Presiden RI. Begitu itungan bodoh-bodohannya.

Awalnya suara Anies tidaklah masuk hitungan bahkan banyak yang meragukannya, partai pendukungnya sudah ketar-ketir dengan hasil polling dari semua lembaga survei. Tapi setelah Anise main ke toko sebelah sowan ke markas FPI, mengklarifikasi dirinya bukan Wahabi dan Syi’ah. Maka suara Anise langsung mengelinjang mengalahkan Agus.

Ibu-ibu kalau shalat witir berapa rakaat? 1 rakaat boleh nggak?” tanya Anies.

“Boleh,” jawab mereka serempak.

“Kalau 2 rakaat?” lanjut dia.

“Tidak.”

“Kalau tiga boleh, Bu?” tanyanya lagi.

“Boleh.”

“Kalau ibu-ibu shalat witir 1 rakaat sama 3 rakaat afdhal mana?” tanya cagub nomor urut tiga ini.

“Tigaaa,” jawab mereka serentak.

Jika mengacu ucapan Anies soal “Afdhal mana?” Bukankah lebih afdhal 5 rakaat atau diatasnya dibandingkan 3 rakaat? Jadi dengan merendahkan witir 1 rakaat, mengabaikan witir 5 rakaat keatas dan mengidentikkan dengan menolak pasangan calon no urut 2, itu sangat jelas Anise sudah bermain dalam isu agama.

Sepertinya Nurcholis Madjid sebagai Guru dari Anise dan Presiden PKS sedang memberikan kuliah dari dalam kuburnya tentang konsep sekularisasi, menurut Cak Nur sesuatu yang sakral dalam agama harus disakralkan, sholat adalah kegiatan sakral karena itu jangan disempali dengan politik.

Tapi yang dilakukan Anise malah membawa Politik ke ranah sakral, menurut Cak Nur Saklarisasi kepada sesuatu selain kepada tuhan pada hakikatnya adalah syirik. Jadi Politik dengan isu agama itu adalah prilaku Syirik. Dan mereka sedang menikmatinya.