Arsip untuk Oktober, 2011


Setiap tahunnya, selama 18 hari, rakyat Jerman datang ke Munich untuk berpesta. Mereka mengonsumsi bir, mengenakan kostum tradisional Bavaria, dan mengonsumsi berbagai makanan khas. Inilah kemeriahannya.

 

INAHNYA KASIH KRISTUS

 

Parade Gadis Cantik di Oktoberfest
Setiap tahunnya, selama 18 hari, rakyat Jerman datang ke Munich untuk berpesta. Mereka mengonsumsi bir, mengenakan kostum tradisional Bavaria, dan mengonsumsi berbagai makanan khas. Inilah kemeriahannya.

 

Parade Gadis Cantik di Oktoberfest
Setiap tahunnya, selama 18 hari, rakyat Jerman datang ke Munich untuk berpesta. Mereka mengonsumsi bir, mengenakan kostum tradisional Bavaria, dan mengonsumsi berbagai makanan khas. Inilah kemeriahannya.

 

 

Parade Gadis Cantik di Oktoberfest
Setiap tahunnya, selama 18 hari, rakyat Jerman datang ke Munich untuk berpesta. Mereka mengonsumsi bir, mengenakan kostum tradisional Bavaria, dan mengonsumsi berbagai makanan khas. Inilah kemeriahannya.

 

 

 

 

 


Perusahaan produsen film porno “Visual pink” di San Fernando Valley mungkin satu-satunya perusahaan film dewasa yang memiliki perencanaan “selamat dari kiamat 2012 dengan bergaya” dengan membangun sebuah “bunker bawah tanah yang sangat besar” untuk mengantisipasi kiamat. 21 Desember 2012

“Tujuan kami tidak lebih cuma ingin bertahan dari kiamat yang akan datang dalam kenyamanan dan kemewahan,” kata juru bicara Visual Pink Quentin Boyer afiliasi CBS Los Angeles. “Tidak peduli apakah bencana yang datang bentuknya seperti bola api terlempar ke bumi, hujan deras air bah, pengangkatan Alkitab, gempa mega-tsunami, zombie radioaktif pemakan daging, atau beberapa kombinasi di atas.”
Boyer mengatakan kepada LA Weekly bahwa bunker X-rated akan diisi dengan “bar penuh persediaan, panggung pertunjukan yang sangat besar, dan sebuah studio produksi canggih.”

Dengan “nothing to lose” pada hari akhir itu, Boyer membawa tamu-tamu undangannya ke bunker untuk dapat berpartisipasi dalam pesta akhir dunia. “Tak pelak lagi, saya kira, itu akan terjadi,” ia merenung. “Sulit untuk mengatakan bagaimana orang akan menanggapi kiamat yang sebenarnya.”

Daftar tamu Visual Pink akan dibatasi 1.500 VIP kata Boyer, terdiri dari “pelaku Visual Pink, anggota situs aktif dan pengikut Twitter, akan mendapatkan prioritas ketimbang masyarakat umum.”

Mereka punya waktu lebih dari setahun untuk merencanakan acara, sebagaimana Boyer mengakui bahwa mereka “sedang mengerjakan sistem oksigen, dan hal-hal yang berkaitan dengan itu.” Lokasi persis dari bunker ini belum diumumkan karena “alasan keamanan.”

Jika tidak ada tempat yang lebih buruk untuk menghabiskan detik-detik terakhir anda di bumi, itu akan menjadi sebuah pesta satu-malam yang fantastis, setelah itu orang-orang akan muncul dari bawah tanah, berwajah merah, pulang kerumahnya, dan perusahaan akan dibiarkan disana dengan bunker paling keren yang pernah dikenal manusia klik


BUATMU OBAMA…..!!!!!!!!!!!!!!

=================================================================

 

Presiden AS Barack Obama telah membuat permintaan maaf atas kematian warga sipil Afghanistan terbaru oleh serangan udara pimpinan Amerika dalam sebuah konferensi video dengan Presiden Afghanistan Hamid Karzai.

“Presiden menyatakan kesedihan atas jatuhnya korban sipil yang tragis, yang terakhir di provinsi Helmand,” kata juru bicara Gedung Putih Jay Carney dalam jumpa pers Rabu kemarin (8/6).

Konferensi video selama satu jam datang seminggu setelah Karzai mengeluarkan peringatan keras ke AS menyusul serangan udara pimpinan AS yang menewaskan 12 anak-anak dan dua perempuan di provinsi Helmand, AFP melaporkan.

Namun, Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) menyatakan bahwa hanya sembilan orang tewas dalam serangan tersebut.

“Insiden seperti ini telah membunuh anak-anak dan perempuan Afghanistan,” kata Karzai dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan dari kantornya minggu lalu.

“AS dan pasukan NATO telah berulang kali diberitahu bahwa operasi sewenang-wenang mereka telah menyebabkan kematian dari warga Afghanistan yang tidak bersalah dan operasi tersebut melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan moral tetapi tampaknya seruan kami ini tidak didengar mereka,” kata Karzai.

PBB mengatakan kematian warga sipil pada 2010 lalu naik 15 persen dibandingkan dengan tahun 2009, membuat tahun lalu tahun menjadi tahun paling mematikan bagi korban sipil sejak invasi pimpinan AS yang dimulai tahun 2001.

Sejak Obama datang ke Gedung Putih, Afghanistan telah menyaksikan peningkatan jumlah pasukan asing yang menduduki wilayah itu. Hampir 150.000 pasukan asing yang dipimpin AS saat ini ditempatkan di Afghanistan yang dilanda perang.

Ketegangan antara Washington dan Kabul semakin meningkat menyusul serangan udara terbaru yang lagi-lagi menyebabkan hilangnya nyawa tak berdosa


 

ADEN (Arrahmah.com) – Harian OJihad seperti yang dikutip Kavkaz Center menulis bahwa tahun lalu Al Qaeda Semenanjung Arab (AQAP) mengumumkan akan menciptakan pasukan untuk menegakkan syariat Islam di Yaman dan dengan demikian akan memenuhi hadist Rasulullah SAW yang mengatakan bahwa : “Akan muncul dari Aden Abyan, 12.000 orang yang menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka adalah sebaik-baik orang di antaraku dan mereka.” (HR. Ahmad: 2918, 2079 dan Ath-Thabrani dalam Al-Kabir: 11029 (11/56).

 

Al Qaeda di Yaman selatan saat ini mungkin dapat membentuk sebuah pasukan berjumlah 12.000 tentara, jika Allah berkehendak.

Pada 26 Maret 2011, Al Qaeda mengambil alih kota Jaar dan pada tanggal 27 mengambil alih ibukota provinsi Abyan, Zinjibar.  Pada saat yang sama, kota pantai lainnya secara konsisten berada di bawah kendali AQAP, Imarah Islam Abyan pun diproklamirkan.

Kini, Mujahidin telah mengontrol hampir seluruh provinsi Abyan dan sebagian besar provinsi Shabwa, tetangganya.  Unit Mujahidin yang sangat aktif telah berada di provinsi Lahj, Hadramaut dan Marib.

Pertempuran demi pertempuran sengit terus berlanjut di daerah-daerah tersebut.  Menurut al-Arabiya, enam Mujahidin AQAP melancarkan serangan terhadap pasukan boneka Yaman di Imarah Islam Abyan.  Informasi ini diperoleh dari seorang pejabat boneka lokal.

Menurut data rezim Saleh, tiga Mujahid syahid (Insha Allah) dan beberapa lainnya terluka setelah serangan pesawat tak berawak AS di kota pesisir Shaqra.

“Pesawat tak berawak, kemungkinan besar milik AS, memukul desa Shaqra dan membunuh tiga anggota Al Qaeda serta melukai enam lainnya,” ujar pejabat boneka yang tidak ingin disebutkan namanya seperti yang dilansir oleh AFP.

Dia mengatakan Mujahidin AQAP telah melakukan pelatihan militer di daerah itu, menambahkan bahwa penduduk di sana melaporkan mengenai adanya suara tembakan dan ledakan dalam beberapa hari terakhir.

Al Arabiya mengatakan rezim Saleh telah berulangkali membantah keterlibatan langsung AS dalam operasi militer melawan Mujahidin Al Qaeda, tetapi penduduk di provinsi timur dan selatan mengatakan bahwa drone AS secara teratur melakukan serangan.

Sementara itu Mujahidin telah berhasil membunuh seorang komandan kepolisian boneka pada Jumat (28/10/2011).  Menurut Reuters, hal itu terjadi di kota pelabuhan Aden.  Menurut CNN, seorang komandan polisi rezim saleh yang tewas merupakan pemimpin dari “unit anti-terorisme” yang bernama Ali al-Hajji.

Dia memimpin satu batalyon “Tentara Pasukan Keamanan Tengah” yang terlibat dalam memerangi Mujahidin.

Bom yang ditanam oleh Mujahidin meledak dan menghantam kendaraan Ali saat tengah berada di perjalanan di dekat sebuah stadion dan menewaskan Ali di tempat kejadian.

Yemen Post terkait peristiwa ini mengatakan meskipun upaya serius rezim Saleh, Arab Saudi dan AS, namun penjajah dan boneka mengalami kegagalan untuk menang dari Mujahidin dan merebut kembali daerah-daerah di selatan yang telah dikuasai oleh Mujahidin.

Yemen Post juga menulis bahwa Al Qaeda tidak hanya beroperasi di provinsi kaya minyak di Marib dan Shabwa, di mana pangkalan militer Mujahidin telah dibuat, tapi juga ternyata telah mencapai pelabuhan strategis terpenting, Aden.

Banyak pengamat telah menyimpulkan bahwa jika Aden jatuh ke tangan Mujahidin, itu akan mengancam pengiriman minyak ke negara-negara Barat dan AQAP pasti akan menggunakan Aden untuk keuntungan mereka.  Mereka menambahkan bahwa potensi aliansi dengan Mujahidin Somalia yang sudah aktif dalam pertempuran dengan Abyan, kemungkinan akan semakin menguat.

Pada akhir Oktober, Mujahidin AQAP merilis harian resmi pertamanya, diterbitkan oleh kantor berita Madad.

Harian tersebut menyajikan ringkasan operasi Jihad di Yaman sepanjang Agustus dan September dan tinjauan dari peristiwa yang terjadi pada bulan Ramadhan di Imarah Abyan.  Antara lain, mempublikasikan bantahan laporan media Barat tentang kematian amir AQAP, al-Nasir Wahishi (Abu Basir).

Surat kabar itu juga menceritakan tentang bantuan makanan yang disediakan oleh Mujahidin untuk penduduk miskin di Abyan yang hidup dalam kesulitan karena serangan udara terus-menerus oleh kekuatan Saleh, Arab Saudi dan AS.  Distribusi produk di sana sesuai dengan keputusan AQAP.

Secara khusus, harian ini berbicara mengenai bantuan selama bulan Ramadhan.  Dengan kebijakan AQAP, ratusan keluarga Muslim mampu menyediakan persediaan makanan dan pada akhir Ramadhan menjelang Hari Raya Idul Fitri, mereka diberikan hadiah.

Harian itu juga memperlihatkan foto-foto kota Jaar yang dibombardir.  Pesawat-pesawat tempur tentara bonekadengan brutal menyerang pasar, masjid-masjid di kota termasuk Masjid Ibnu Baz serta rumah sakit al-Razi.

Bombardir terjadi di hari kelima dan keenam setelah Hari Raya Idul fitri, sejumlah besar penduduk setempat tewas dan terluka.  Mujahidin AQAP menekankan bahwa tidak satupun anggotanya hadir di lokasi serangan.

Pada Hari Raya Idul Fitri, Mujahidin mengorganisir perayaan.  Surat Kabar tersebut menulis bahwa dalam perayaan yang berlangsung hingga tiga hari di beberapa daerah, Muslim mengambil bagian dalam sebuah festival film dan berbagai lomba, mereka diberikan hadiah.

Salah satu film yang paling mengesankan adalah cerita dokumenter penyelamatan 67 tahanan Muslim dari penjara politik di Al-Mukalla.

Pembaca juga disajikan statistik Jihad. Salah satu catatan kecil yang bercerita tentang penyergapan, dilancarkan di pinggiran Zinjibar.  Mujahidin berhasil menewaskan 10 tentara boneka dan melukai beberapa lainnya, peristiwa terjadi pada 15 Syawal, beberapa hari setelah pengumuman penarikan pasukan boneka rezim Saleh.

Sehari sebelumnya, 2 tentara rezim Saleh tewas setelah serangan di salah satu instalasi militer rezim Saleh, Mujahidin juga menangkap dua tentara boneka.

Surat kabar itu juga melaporkan bahwa Mujahidin AQAP berhasil melancarkan serangan syahid dengan target Brigade Mekanik 25.

Catatan lain dari surat kabar itu bercerita mengenai strategi militer Mujahidin di periode berikutnya.  Harian mengatakan bahwa sebagai hasil dari pertempuran terus-menerus selama empat bulan di daerah Dofas, situasi kini yang berkembang adalah penduduk mendukung pejuang Islam.

Mujahidin AQAP akan terus membongkar penipuan dan kebohongan rezim Saleh yang terus-menerus mengumumkan kemenangan di Zinjibar, sementara pasukannya bahkan tidak berhasil memasuki kota.  Pejuang Islam secara bertahap akan terus meningkatkan tekanan pada semua lini di mana kekuatan-kekuatan Saleh terkonsentrasi.


 

BEKASI (Arrahmah.com) – Ratusan massa Front Pembela Islam (FPI) Bekasi Raya menggelar unjuk rasa di depan Yayasan Kristen Mahanaim di Jalan Bambu Kuning Rawalumbu, Bekasi, pada Jum’at siang (28/10/2011).

 

Aksi unjuk rasa tersebut menuntut pembubaran Yayasan Kristen Mahanaim karena telah berulangkali melakukan aksi kristenisasi di wilayah Bekasi.

Kasus kristenisasi terakhir adalah baptis massal berkedok Mobil Pintar di SD Islam Al-Hikmah Mangunjaya, SDN Mangunjaya 01, SDN Mangunjaya 05, SDN Mekarsari 03, SDN Mekarsari 06, SDN Mekarsari 07, SDN Mekarsari 08, dan masih banyak lagi akhir September lalu.

Berdasarkan data FPI yang bersumber dari SAMSAT Polres Metro Bekasi, ternyata mobil bernomor B 7004 KJA dan B 7001 KDA dalam aksi baptis massal itu atas nama Yayasan Mahanaim dengan alamat Kampung Sepatan RT 4/3 Kelurahan Sepanjang Jaya Bekasi.

Seperti yang ditulisa dalam berita voa-Islam.com, dalam orasinya di luar gedung, FPI menuntut pembubaran Yayasan Mahanaim, pasalnya FPI menilai melakukan pembiaran terhadap aksi kristenisasi yang dilakukan oleh yayasan Kristen Mahanaim sama artinya dengan memelihara konflik SARA yang sewaktu-waktu bisa pecah menjadi kerusuhan umat beragama.

Karena yayasan yang terdiri dari sekolah tingkat SD hingga SMA ini sedang libur, maka tak satupun pengurus yang bisa menemui pengunjuk rasa. Bahkan sempat terjadi bentrokan kecil dengan anggota Kepolisian Resor Metro Bekasi, ketika pendemo berusaha membakar ban bekas di luar gedung yayasan.

Tindakan polisi yang mencoba memadamkan pembakaran ban, memicu kemarahan para pendemo yang tak terima aksinya dihalang-halangi. Aksi adu mulut dan saling dorong pun tak terhindarkan.

Usai bentrokan, polisi menahan satu orang anggota FPI yang dianggap sebagai provokator dalam unjuk rasa tersebut. Namun atas permintaan massa, orang tersebut pun dibebaskan.

Dalam rilis berita yang dikeluarkan voa-islam.com sebelumnya, diketahui Yayasan Mahanaim Bekasi adalah kelompok misionaris yang kerap kali melakukan aksi program kristenisasi dengan siasat tipuan.

Bulan November 2008, Kristen Mahanaim membuat acara tipuan berkedok festival “Bekasi Berbagi Bahagia.” Dalam acara yang penuh dengan perlombaan ini, di lapangan terbuka umat Islam dibaptis massal. Umat Islam yang minim wawasan tentang kristologi, tidak sadar bahwa mereka diperlakukan dengan prosesi baptisan di kolam buatan.

Dua tahun kemudian, Rabu (23/6/2010) Ketua Yayasan Mahanaim Hendry Leonardi Sutanto membohongi ratusan umat Islam dari kawasan Senen Jakarta Pusat. Dengan iming-iming rekreasi, ratusan warga Muslim ini diboyong ke rumah milik Ketua Mahanaim di Perumahan Kemang Pratama Regency, Kumala 2 blok L nomor 14. Oleh Andreas Dusly Sanau, koordinator acara, ratusan umat Islam dari beragam umur, mulai anak-anak balita hingga nenek-nenek, sebagian di antaranya adalah ibu-ibu yang berjilbab rapi itu dibawa ke kolam renang untuk dibaptis massal.

Dan terakhir terkait pemanfaatan fasilitas pemerintah ‘program rumah pintar’ yang digagas bu Ani Yudhoyono, yayasan tersebut juga melakukan pembaptisan massal pada siswa SD negeri yang notabene mayoritas Muslim dan juga SD Islam di Bekasi serta membagi-bagikan tas sekolah bertuliskan ayat-ayat bibel.


 

AL WALAJA, PALESTINA (Arrahmah.com) – Dalam laporan mingguan Pelanggaran HAM yang dilakukan Israel di Wilayah Palestina Pendudukan selama 20 – 26 Oktober 2011, Pusat Hak Asasi Manusia untu Palestina menemukan bahwa pasukan Israel melakukan 58 serangan ke masyarakat Palestina, menculik 13 warga Palestina dan menghancurkan lahan pertanian untuk pembangunan tembok Aneksasi yang hingga kini masih berlangsung.

 

Selama pekan lalu, pasukan Israel terus menggunakan kekuatan terhadap protes damai di Tepi Barat. Puluhan warga sipil Palestina dan internasional pembela hak asasi manusia menderita akibat tembakan gas air mata.

Dalam serangan terpisah, pasukan Israel menculik 13 warga Palestina. Salah satu dari mereka yang diculik pekan ini adalah aktivis penyelenggara kampanye non-kekerasan menentang pembangunan tembok aneksasi di desa Bil’in, barat Ramallah. 4 warga sipil Palestina, termasuk seorang anak, diculik di berbagai pos pemeriksaan di Tepi Barat.

Israel melanjutkan tindakan yang bertujuan menciptakan ‘populasi’ mayoritas Yahudi di Yerusalem Timur. Selama seminggu terakhir, rencana pemukiman baru di Yerusalem Timur diresmikan.

Kotapraja Yerusalem Israel memutuskan untuk menghancurkan jembatan Bab al-Maghariba lingkungan. Dalam minggu yang sama, pasukan Israel menutup kantor sejumlah LSM dan menangkap seorang anggota staf.

Selama pekan lalu, pasukan Israel menembaki pekerja Palestina yang mengumpulkan sisa-sisa bahan bangunan di Jalur Gaza utara.

Israel terus memaksakan penutupan total dan telah mengisolasi Jalur Gaza dari dunia luar. Sekitar 80% dari penduduk sipil Gaza terus bergantung pada bantuan yang disediakan oleh UNRWA dan lembaga bantuan lainnya untuk dapat bertahan hidup.

 

Angka keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan terus meningkat dan sekitar 40% dari tenaga kerja Gaza terus menderita pengangguran sebagai akibat dari aksi ‘mematikan’ sebagian besar perusahaan penopang ekonomi Gaza.

Pasukan Israel terus memberlakukan larangan total ekspor produk Gaza, terutama produk industri. Pasukan Israel terus memperpanjang pelaksanaan keputusan mereka untuk mengizinkan masuknya 60 mobil ke Gaza meskipun lebih dari 11 bulan telah berlalu sejak mereka mengumumkan keputusan ini setelah tiga tahun larangan yang dikenakan pada pengiriman mobil ke Gaza. Akibatnya, harga mobil di Gaza telah meningkat dan pasar lokal kekurangan serius di suku cadang.

Israel juga terus membangun tembok aneksasi di wilayah Tepi Barat. Selama pekan lalu, pasukan Israel meratakan tanah Palestina di al-Walaja desa dekat Betlehem. Selama empat minggu berturut-turut, pasukan Israel terus menebang puluhan pohon berbuah di desa al-Walaja, barat laut Betlehem, untuk membangun bagian baru dari dinding aneksasi dalam persiapan isolasi desa al-Walaja dari Betlehem dan aneksasi tanah desa ini untuk batas-batas Kota Yerusalem.

Menurut investigasi di lapangan yang dilakukan oleh PCHR, pada 03 Oktober 2011, pasukan Israel mulai menghancurkan peternakan dan menebang pohon di lahan di daerah Ein al-Hadafa, daerah Khellet al-Samak dan daerah Ein Jweiza di desa al-Walaja.

 

Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan infrastruktur untuk pembangunan bagian baru dari dinding aneksasi dan untuk pembentukan jalan sepanjang dinding aneksasi di barat dan barat laut desa al-Walaja.

 

Lebih dari 90 dunum pertanian telah dibuldoser. Selain itu, lebih dari 230 pohon zaitun, almond pohon, anggur, pohon cemara dan pohon ek telah rata dengan tanah.

Menurut investigasi yang dilakukan oleh PCHR, sejak 2009, panjang bagian dinding aneksasi yang telah dibangun di timur, barat dan timur laut desa al-Walaja sebesar 4.500 meter, dengan lebar berkisar antara 20 dan 50 meter. Akibatnya, 2.100 pohon, termasuk 1.000 zaitun, anggur dan pohon almond, telah ditumbangkan dan 500 dunum lahan pertanian, hutan yang merupakan bagian dari cagar alam telah hancur. Selain itu, sekitar 2.000 dunum di desa al-Walaja telah diisolasi dari daerah di balik dinding.

Desain rencana tembok aneksasi diterbitkan oleh Kementerian Pertahanan Israel di website-nya pada tanggal 30 April 2007 menunjukkan bahwa pembangunan tembok aneksasi akan mengisolasi desa al-Walaja dengan sekitarnya dari sisi utara timur dan barat oleh dinding.

 

Dari selatan, desa akan tertutup oleh jalan keamanan yang dikendalikan oleh pasukan Israel dan tidak ada jalan bypass. Setelah selesai, dinding akan mengisolasi lebih dari 50% dari total luas desa.

Selama periode pelaporan, pasukan Israel menggunakan kekerasan terhadap demonstrasi damai yang diselenggarakan oleh warga sipil Palestina dan aktivis hak asasi manusia Internasional dan Israel dalam protes menentang pembangunan Tembok dan kegiatan pemukiman di Tepi Barat. Akibatnya, puluhan warga sipil Palestina, termasuk seorang wartawan foto, dan pembela hak asasi manusia menderita tembakan gas air mata dan memar-memar.

Setelah shalat Jumat pada 21 Oktober 2011, puluhan warga sipil Palestina dan pembela hak asasi manusia mengorganisasikan sebuah demonstrasi damai di desa Bil’ein, barat Ramallah, sebagai protes terhadap pembangunan tembok aneksasi.

 

Mereka mengibarkan bendera Palestina dan potret Marwan al-Barghouthi dan Ahmed Sa’adat, Anggota Dewan Legislatif Palestina yang telah ditahan oleh pasukan Israel. Mereka kemudian bergerak ke arah bidang tanah Palestina, dan meminta Pengadilan Tinggi Israel mengembalikan kepada pemiliknya, yakni warga Palestina. Tentara Israel yang ditempatkan di daerah tersebut menembakkan peluru karet berlapis logam, bom suara dan gas air mata pada demonstran. Akibatnya, sejumlah demonstran menderita dari inhalasi gas air mata. Pasukan Israel juga menangkap Ibrahim Abu Rahma Ashraf, 30.

Di hari yang sama puluhan warga sipil Palestina dan aktivis hak asasi manusia internasional mengorganisasikan sebuah demonstrasi damai di desa Ne’lin, barat Ramallah, sebagai protes terhadap pembangunan tembok aneksasi.

 

Mereka meneriakkan slogan-slogan yang menyerukan rekonsiliasi Palestina, kepatuhan terhadap hak-hak asasi dan perlawanan terhadap pendudukan Palestina. Selain itu, mereka meneriakkan “194 adalah Negara Palestina” dan slogan lainnya terhadap Presiden Amerika dan pidatonya di PBB yang membela pendudukan Israel.

 

Mereka bentrok dengan pasukan Israel diposisikan di dekat dinding aneksasi. Tentara Israel menembakkan peluru berlapis karet logam, bom suara dan gas air mata pada demonstran. Akibatnya, sejumlah demonstran menderita dari inhalasi gas air mata.

Puluhan warga sipil Palestina demonstrasi damai di desa Kufor Qaddoum, barat laut Qalqilya, sebagai protes penutupan pintu masuk timur desa oleh pasukan Israel. Pasukan Israel mencegat demonstrasi dan menembakkan gas air mata dan bom suara pada demonstran.

 

Akibatnya, 6 demonstran, termasuk seorang wanita tua, menderita dari inhalasi gas air mata: Salima Ahmed Eshtaiwi, 70; Bashar Khaled Abu Khaled, 20; Bassam Muhammad Eshtaiwi, 40; Muhammad Maher Jom’a, 25; Aws ‘Abdul Raziq’ Aamer, 21; dan ‘Alaa’ Mohammed Rsaheed, 25.

Israel terus melakukan pembangunan permukiman di Tepi Barat dan pemukim Israel terus menyerang warga sipil Palestina dan properti.

Pada tanggal 24 Oktober 2011, website dari harian Israel Yediot Aharanot meluncurkan rencana permukiman Israel di Yerusalem Timur. Hal ini menjelaskan bahwa pemerintah Israel sedang mempersiapkan pembangunan pemukiman baru di sebelah selatan Yerusalem Timur dekat desa Beit Safafa. Proyek ini akan dibagi menjadi 3 tahap, yang meliputi pembangunan 4.000 unit rumah. Organisasi Israel dan Komite Pembangunan telah menyetujui tahap pertama, yang meliputi pembangunan 2.610 unit rumah.

Karena jumlah dan tingkat pelanggaran hak asasi manusia Israel terus meningkat, PCHR membuat beberapa rekomendasi kepada masyarakat internasional. Diantaranya adalah rekomendasi yang meminta masyarakat internasional untuk menekan Israel membuka blockade tak berprikemanusiaan terrhadap wilayah Palestina.

PCHR menegaskan kembali bahwa setiap penyelesaian politik tidak didasarkan pada hukum hak asasi manusia internasional dan hukum kemanusiaan tidak dapat mengarah pada solusi damai. Sebaliknya, pengaturan semacam itu hanya dapat menyebabkan penderitaan lebih lanjut bagi rakyat Palestina. Setiap proses perdamaian atau perjanjian harus didasarkan pada penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk hak asasi manusia internasional dan hukum kemanusiaan. (klik)


 

(Arrahmah.com) – Jelang Hari Raya Idul Adha 1432 Hijriah, Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin mempersiapkan pemeriksaan hewan kurban. Khususnya sapi kurban dimana diketahui bahwa 70 persen cacing hati ditemukan pada daging sapi.

 

Menurut Kadis Pertanian dan Perikanan, Doyo Pudjadi, pemeriksaan hewan kurban memang sudah dilakukan. Jadwal pemeriksaan hewan dilakukan hingga 7 November 2011 nanti. Pemeriksaan mulai sapi sebelum dipotong hingga sebelum dikonsumsi warga.

“Sapi yang ada di penampungan hewan, Jalan Tembus Mantuil, sudah dalam kondisi baik. Peredaran sapi mulai titik awal sudah diperiksa Dinas Peternakan. Kemudian diperiksa kembali oleh Balai Karantina, kemudian dilanjutkan di tempat penampungan hewan,” jelasnya, Sabtu (29/10/2011).

Dinas Pertanian dan Perikanan Banjarmasin, menyediakan 12 tenaga ahli untuk melakukan pemeriksaan di beberapa tempat penampungan hewan.

“Pemeriksaan sampai 5 November 2011 untuk sapi kurban, dilanjutkan 7 November untuk daging sapi konsumsi,” katanya.

Menurut hasil sampel, lanjut Doyo, rata-rata daging sapi mengandung cacing hati. Meski bukan penyakit menular antara hewan dan manusia, Doyo mengingatkan agar warga berhati-hati saat mengolahnya. 70 persen cacing hati ditemukan pada daging sapi. Cacing ini bisa bersiklus dalam tubuh manusia dan berbahaya jika daging yang diolah tidak matang.

“Ingat, nanti jika kurban daging harus dimasak betul. Terutama yang biasa memakan sate sapi. Jangan sampai dimasak setengah matang,” kata Doyo.

Saat ini, lanjut Doyo ketersediaan sapi di Banjarmasin, ada 2.000-an ekor. Terdiri dari jenis sapi Bali dan sapi impor atau sapi limousin. Sedangkan taget hewan kurban tahun ini, diperkirakan hanya mencapai 1.500 ekor.

Doyo mengingatkan, bagi warga yang akan berkurban, agar tetap teliti dalam memilih hewan kurban. Hal tersebut bisa dilihat dari mata, tanduk, kulit, dan gerak sapi. Setelah selesai memilih pun harus diperhatikan perawatannya agar tak mudah terjangkit penyakit.

“Mata bening, kulit berminyak, jika ditepuk dia langsung respons bergerak. Jika sebelum waktu kurban dibawa, tolong perhatikan rumputnya, kebersihan tempat, sebab jika makanan dan kebersihan tidak terjaga, sapi mudah terjangkit penyakit,” jelasnya. (dbs/arrahmah.com)