Arsip untuk Juni, 2016

Muhassabah

Posted: Juni 25, 2016 in Filsafat, Kasih Tuhan, sharing n completed

MetroIslam.com – Waktu itu saya iseng-iseng buka Group FB. Group FB ini tujuannya mempertemukan Aswaja dan Wahabi dengan model diskusi di dunia maya. Sejak saya menjadi member group ini, banyak argumentase-argumentasi berdasarkan dalil dan nas serta ijtihad para ulama sedangkan dari kalangan yang mengaku dirinya Wahabi, juga demikian. Baik yang pro dan kontra.

Perdebatan itu, dalam islam, tak dapat dihindari. Mengingat zaman saat ini adalah zaman yang jauh sekali dari zaman rasulullah dan banyak fitnah-fitnah kepada ulama` madzhab dan ashabnya.
Hal itu disebabkan perbedaan pendapat yang beraneka ragam dalam merespon alqur`an dan hadist, juga perbedaan cara pandang dalam menafsirkan alqur`an dan hadist. Artinya, dalam tulisan ini, saya tak akan membahas tentang perbedaan-perbedaan tersebut, agar tak menimbulkan polemik dan kecendrungan secara pribadi dan prinsip.
Tulisan ini berawal dari postingan salah satu admin berinisial AA yang secara dramatis melakukan perubahan yang besebrangan dengan pemahaman sebelumnya terhadap Syari`at Islam. AA seolah-olah menyesal telah mengikuti pemahaman lamanya itu. Dalam menjejaki islam dengan pemahaman lamanya itu, hati dan akalnya berkecamuk tiap harinya. Itulah proses awal, AA hijrah ke pemahaman Aswaja dan atau NU.
Berikut pengakuannya.
MENGAPA KIRIMAN SAYA YANG INI DI HAPUS, ,?
Sahabatku dan saudaraku Salafi yg saya cintai karena allah.
Mari kita bicara jujur, dan akui baik dengan lisan ataupun hanya dengan hati mari BICARA JUJUR DENGAN MENYEBUT NAMA ALLAH.
Saya hanya ingin sentuh hati sahabat salafi,
Dari hal yg paling kecil dulu,
Masalah SOMBONG YANG TERSEMBUNYI
Saya sewaktu masih ngotot dgn salafi , atau jika teman aswaja bilang wahabi,
Dimanapun saya sedang berjalan dalam kerumunan orang banyak, (luar dr salafi) jujur walau tanpa dgn ucapan, ada rasa Bahwa saya yg paling Suci, murni dan benar Pemahannya di banding org yg saya lalui ini..dlm hati saya mereka adalah org yg doyan bid,ah, mereka adalah org yg bodoh, dan mereka adalah org yg kotor, dan dlm hati saya Sayalah yg paling murni aqidahnya..karena dlm hal pakaianpun saya yg paling syar’i dibanding yg lain..
Perasa,an itu stiap hari dan setiap saat selalu timbul, dimanapun dan saat kapanpun , Perasa,an su’udzon terhadap sesama sperti begitu lekat dgn saya..
Saya berfikir Apakah perasa,an seperti ini adalah hidayyah,
Perasa,an ini selalu menghantui saya, jauh dari ketawadhu’an, jauh dari rasa saling menghormati,
Saya hanya lembut pada saat saya mengajak org untuk ikut pemahaman saya, saya begitu gigih jika ada yg mau,
Namun jika ajakan saya ditolak ada rasa kesal dan benci, dan saya merasa org tersebut telah sesat..
Saya gundah dgn perasa,an tersebut, padahal jelas tidak ada paksaan dlm islam. Tidak ada …!
Saya kmudian ngobrol dgn org toriqoh, yg selama ini saya cap sesat..lalu beliau berkata, ” Abu Sampaikan wahyunya sajja masalah dia iman atau tidak itu urusan allah, hanya allah yg bisa memberikan hidayah, manusia tidak akam mampu memberikan hidayah..
Subhanallah sungguh lembut hati org org toriqoh..saya semakin tertarik, dan ingim mengenal lbih dalm masalah toriqoh..
Sahabatku salafi, tanyakan pada hati dan diri kita, apakah kesombongan sprti saya diatas berlaku juga pada diri sahabat..??
Demi allah jawab dgn hati nurani..??
Mengapa semakin dlm kita masuk ke salafi mengapa pandangan kita sllu buruk kpd saudara muslim yg lain…Demi allah itu adalah penyakit hati, SOMBONG, TAKABUR, RIYA, UJUB, DAN DENGKI, ingin dipandang yg paling murni, Sehingga yg dikedepankan bukan akhlak namun Sudut pandang yg berbeda..
Ilmu tanpa akhlaq akan hancur..
Tanya pada dirikita apakah dihati kita ada rasa sombong ,memandang yg berbeda faham sebagai org yg tersesat…apa ini akhlaq rosul….?????
Mari sahabat mari kita berfikir dgn hati yg kernih dan lapang..
Kiyai kiyai yg kita anggap penyesat umat , lihat akhlanya..??
Jauh dgn kita, mereka tawadhu, mereka jauh lbih hebat keilmuannya tp mereka tidak congkak dan tidak sombong..
Sahabatku Saya keluar dari salafi wahabi, maafkanlah.
Demikian postingan AA yang saya copy tanpa ada editan sedikitpun, baik dari segi tulisan maupun titik dan koma tulisan tersebut. Dari situ saya menyimpulkan, bahwa penyakit hati saat ini kurang diperhatikan oleh banyak kalangan. Kita ketahui bersama, bahwa pengakit hati adalah pemakan pahala ibadah kita. Apalagi sifat-sifat yang telah saudar AA sebutkan di atas tadi. Sehingga, jika itu telah luput dari perhatian kita semua, Islam Rahmatan Lil `alamin, hilang dari stigma masyarakat nasional dan internasional. Ya. Walau memang ada campur tangan asing dan politik di sana, tapi secara garis besar, penyakit hati yang tak segera diobati.
Mengenai itu, tak perlulah saya cantumkan banyak nas dan hadist dalam tulisan ini, mengingat penyakit hati telah dimaklumi (banyak telah diketahui) oleh seluruh muslim. Riya`, `Ujub, Takabbur, dan Dengki, memberi banyak dampak buruk pada diri sendiri dan orang lain. Itulah yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Terkadang, kita sadar bahwa itu salah tapi kita lupa untuk membenahinya.
Untuk itulah, sadarnya AA menurut saya tak terlambat. Saya tertegun akan hidayah yg ia dapat. Mudah-mudahan, semua kita segera mendapatkan hidayah yang sama. Yaitu disembuhkan dari penyakit hati dan dijauhkan darinya. Sehingga, islam rahmatan lil`alamin tak hanya bergaung dalam pidato dan khotbah saja, tetapi akan terus berkibar dalam kehidupan sehari-hari kita. Wallahu`alam Bis-sowab…