Arsip untuk November, 2016

NEGARA ISLAM ITU TIDAK ADA

Posted: November 23, 2016 in Kasih Tuhan

SAQ ~ Adakah “Negara Islam” itu? Tidak ada. Sekali lagi, tidak ada, dan tidak akan pernah ada di muka bumi ini. Dari zaman bahoela sampai nanti zaman “Lebaran Kuda” pun tidak ada itu barang yang namanya “Negara Islam”. 

Negara Islam itu hanya ada dalam “alam pikiran”, “alam ide”, “alam mimpi”, tidak pernah dan tidak akan pernah ada dalam “alam nyata”. Negara Islam itu tidak lebih sebagai “mitos” belaka yang diproduksi dan dipropagandakan oleh sejumlah kelompok Islam tertentu untuk kepentingan politik-kekuasaan tertentu.
Kalau negara yang didirikan atas dasar sejumlah pemahaman atau tafsir atas teks-teks keislaman, itu baru ada. Kalau negara yang konstitusinya secara resmi-formal mencantumkan Al-Qur’an, itu juga ada. Kalau negara yang hukum-hukumnya atau sistem perundang-undangannya didasarkan pada sejumlah diktum Hukum Islam, itu juga ada. Tetapi, sekali lagi, Negara Islam itu sendiri tidak ada.  
Negara Islam itu tidak ada karena memang dalam Al-Qur’an tidak ada “juklak” dan “juknis” yang jelas tentang Negara Islam atau sistem pemerintahan Islam itu. Al-Qur’an dan teks-teks klasik keislaman hanya membicarakan tentang norma atau etika kepemimpinan, tentang kewajiban dan tanggung jawab seorang pemimpin kepada rakyatnya, tentang tata cara yang baik mengelola sebuah kekuasaan, dlsb. Jadi bukan “sistem pemerintahan” yang dibicarakan dan ditekankan oleh Islam dan Al-Qur’an.  

     

Karena tidak adanya “juklak” dan “juknis” tentang “sistem pemerintahan” itulah kenapa sejak zaman Nabi Muhammad hingga dewasa ini (bahkan sampai nanti “Lebaran Kuda” he he), umat Islam menggunakan “sistem pemerintahan” dan mekanisme pemilihan kepala pemerintahan yang berlainan dan beraneka ragam. Kalau ada “sistem pemerintahan Islam”, mereka pasti sudah mempraktekkannya dong ah.
Nabi Muhammad dulu menamakan “Darus Salam” (Negara Damai) bukan “Darul Islam” (Negara Islam). Para sahabat nabi, memakai mekanisme politik dan pemilihan “kepala negara” yang berlainan: ada yang pakai sistem musyawarah, penunjukan, tim formatur, dll. Kemudian Islam memasuki zaman kerajaan dan semi-kerajaan.  
Hingga dewasa ini, negara-negara yang mayoritas berpenduduk Muslim menggunakan sistem pemerintahan dan mekanisme kepemimpinan yang beraneka ragam: ada yang pakai sistem kerajaan, kesultanan, republik, keamiran, federasi, monarkhi, demokrasi, dlsb. Pokoknya banyak deh. 
Kalau “Negara Islam” itu adalah negara yang prinsip-prinsip kenegaraannya diambil dari (penafsiran atas) ayat-ayat Al-Qur’an, maka “negara demokrasi” pun sangat “Qur’ani” dan “Islami” karena prinsip-prinsip musyawarah juga diajarkan dalam Al-Qur’an. Bahkan “negara sosialis” pun sangat “Qur’ani” dan “Islami” karena banyak ayat Al-Qur’an (misalnya Surat Al-Hasr ayat 7) yang membicarakan tentang pentingnya pendistribusian harta kekayaan ke semua pihak, tidak ngumpul di kalangan konglomerat saja.   
Alasan lain Negara Islam itu tidak ada ya silakan dicek sendiri: dari daftar 196 negara di dunia ini, ada atau tidak negara yang namanya “Islam”? Tidak ada, kan? Kaannnn he he
Jabal Dhahran, Arabia, #SAQ

Iklan

Anonim ~ Bulan begitu terang, kabarnya malam ini disebut supermoon, bersama beberapa teman kami menikmati malam itu di atas gunung Kendet di Tuban. Di kejauhan tampak seorang yg mendatangi kami. Saya menduga dia adalah penduduk asli desa ini. 

Wajahnya ditutupi oleh selembar sarung yg dikalungkan di lehernya. Kami mempersilahkan dia duduk dan menyuguginya secangkir kopi. 

Setelah beberapa lama kami bertanya identitas dirinya. Betapa terkejutnya kami saat ia memperkenalkan diri sambil menampakkan mukanya yg sangat buruk dan menyeramkan..

“Aku adalah iblis”…kata orang itu.

Beberapa dari kami spontan berkata, “laknatullah.. jiancook koe!”, kopi yg diminum temanku spontan nyemprot ke wajah orang itu.. pergi kau dari sini..!!, 

“Hai tenanglah… ada apa teman? Mana keramahan kalian, apa begini cara kalian melayani tamu.. kemana minggatnya sopan santun kalian”… kata iblis.

Suasana memanas kami berdiri bersiap jika sewaktu-waktu dia menyerang kami. Jelas setiap anak Adam adalah musuhnya. Dan dendamnya kepada Adam pasti akan dilampiaskan juga pada kami.
“Kau ini iblis, sumber kejahatan.. kami tak sudi berteman denganmu, kedatanganmu saja sudah merusak suasana ngopi kami”.. kata temanku
“Terserah apa katamu”, bantah iblis.. “Aku datang hanya ingin menikmati bulan purnama bersama kalian.. lagipula bukit ini juga bukan milik kalian,  kalian tidak berhak mengusirku..”
“Dengar kau iblis terkutuk, jangan kau uji kesabaran kami, bukit ini juga bukan milikmu, malam ini kami lah yg lebih dulu menempati bukit ini”…kali ini suara temanku meninggi
“Hahahaha… kalian manusia2 naif, apa kalian tahu, bukit ini sudah aku tempati sejak ribuan tahun lalu sebelum kalian lahir?!, kini tiba2 bukit ini jadi milik kalian, dan lalu   kalian juga ingin mengusirku.. 
“Apa buktinya kalau bukit ini sudah kau tempati ribuan tahun lalu hai iblis terkutuk”.. “bukit ini telah…
“Cukup, hentikan topik tentang bukit, ambil bukit ini untuk kalian,.. sergah iblis memotong ucapanku, “Hai, anak muda, kenapa kalian selalu mengutukku?” Katanya kalian manusia beradab, bisakah kita bicara seperti manusia baik2?!”, 
“Kau sudah tahu jawaban kami.. sebaiknya cepatlah pergi dari sini, kami tak bisa menerimamu, kami tak mau berteman denganmu”..kata kawanku.
“Kenapa kalian anggap aku ini buruk dan rendah, tolonglah, jangan angkuh pakai sok2an gitu,  jangan sok suci lah kalian..kata iblis.
“Hahaha.. kau menasihati kami tentang keangkuhan?.. lalu siapa yg yg dulu membanggakan diri dan merendahkan Adam, kau anggap dirimu lebih keren dari Adam hanya gara2 terbuat dari api ha? Bukankah kau si sok suci yg congkak blis.. kau juga yg menjerumuskan banyak orang ke kubang dosa”
“Itu salah manusia tauuu.. mereka sendiri yg mengikutiku, manusialah yg sering mendatangiku, mereka yg mau berteman denganku, mereka yg meminta nasehat2ku.. kalian para manusia ini aneh, aku dianggap musuh tapi dimintai nasehat. Jadi jangan salahkan aku jika aku menyesatkan musuhku”..
“Lagi pula bukankah aku hanya sekali berbuat dosa?…yaitu saat tidak mau bersujud kepada Adam. 
 “Hanya tak mau sujud pada Adam katamu?.. Kaulah biang kerok yg membuat anak2 Adam tersesat”..

“Aku kira kalian para manusia sering punya masalah dengan bahasa, apakah sama PELAKU dan PEMBISIK?”, kata iblis..
“Apa maksudmu?”… kata temanku
Iblis berkata, “Begini saja, mari kita berhitung. SIAPA YG LEBIH BESAR DOSANYA, MANUSIA ATAU AKU?”.
“Siapa yg pertama kali menumpahkan darah?”.. manusia atau iblis?”
“Bukankah putra Adam yg bernama Qabil adalah manusia pertama yg membunuh Habil?”.. aku akan tunjukan dosa2 manusia yg lain”.
“Saudara2 yusuf juga sangat bersemangat memisahkan anak kecil dari ayahnya Nabi Ya’kub.. Yusuf saat itu dimasukan ke sebuah sumur di sebuah lembah sahara yg sangat sepi sendirian, mereka bermaksud melenyapkan Yusuf”
Apa yg dilakukan manusia kepada Nabi Zakaria, ia menyerukan keadilan dan kesetaraan, tetapi kalian menjadikan ia sebagai musuh dan menyingkirkannya”
“Lalu Nabi Yahya, apa kesalahanya sehingga ia disembelih oleh manusia2 rakus yg takut terganggu kepentingan kotornya akan ajaran2 revolusioner dari Tuhannya?”
“Kemudian Isa putra Maryam, apa yg dilakukan manusia terhadapnya?” Bukankah manusia yg merencanakan sedemikian rupa untuk menyalip dan membunuhnya?”
“Saya tak habis pikir, apa kekurangan mereka?.. kalian manusia memang makhluk yg suka bertengkar dan menumpahkan darah antar sesama”.
“Saat mereka semua tiada, Tuhan masih berbaik hati mengirimkan Nabi terakhir yg paling sempurna ilmunya, paling baik akhlaknya, dan telah diberitakan oleh nabi2 sebelumnya akan kedatangannya. akal mana yg dapat menolak pesonanya, ia sempurna dari segala sisi.. dialah Muhammad sang Nabi, tapi kalian tidak membuatnya tenang, kalian malah rutin kobarkan perang saat ia menyampaikan risalahnya”..
“Hindun wanita Bani umayyah yg juga aktif memeranginya bahkan tega membelah jasad jenazah dan memakan jantung Hamzah pamannya”.
“Lalu manusia juga membunuh Ali dalam mihrab masjid saat shalat, bukankah pembunuhnya lebih layak dikutuk daripada aku. Pertama ia membunuh saudara Nabi sebaik-baik manusia, kedua ia membunuh Ali di dalam masjid, ketiga ia membunuh saat menjalankan shalat dan itu terjadi di bulan Ramadhan”.. tidak sampai disitu saja, manusia lainya juga meracuni putra Ali yg juga cucu Nabi bernama Hasan”. 
“Setelah keduanya tiada, cucu Nabi yg lain apa kau biarkan hidup tenang?”
“30.000 tentara muslim mengepung cucu Nabi yg lain bernama Husen, kafilah Husen hanya 100 an orang, Kalian bantai mereka setelah sebelumnya kalian kepung beberapa hari sampai tidak meminum setetes air pun selama 3 hari”.
“Saat Husen meminta air untuk seorang bayi yg seandainya diberi minum pun ia akan tetap mati, apa kalian berikan air?.. bukan air yg didapat, tapi justeru malah anak panah yg kalian kirim yg menancap di lehernya.
“Ribuan peristiwa tragis itu pelakunya MANUSIA, bukan AKU dan bukan juga dari bangsaku!”.
“Ah sudahlah, itu kan dulu.. duluu sekali. Ini tahun 2016 MEN. Mari kita lupakan itu”.. bantah kawanku.
Iblis berkata, tragedi itu tidak mengenal zaman dan tempat itu diingat kawan… taoi baiklah kita bicara sebatas yg kalian ingat.
“Seluruh ras Israel di dunia didatangkan ke Palestina untuk menduduki dan membuat pemerintahan Israel raya, penduduk asli Yahudi, kristen dan Islam yg sebelumnya hidup damai berdampingan diusir, dibunuhi dan ditindas sampai tahun sekarang”.
“Kalian tahu apa yg terjadi dengan Afghanistan?”…. hanya gara2 mencari seekor tikus Osama bin Laden juga kalian bakar lumbungnya, kalian porakporandakan negaranya,  kalian duduki dan tindas rakyatnya. Belum lagi Irak, Suriah, Lebanon, Libya dan yg baru2 ini Yaman. Ribuan orang mati, dan jutaan manusia menderita”.
“Saya tahu rencana busuk kalian yg merencanakan kehancuran negara Indonesia, Dulu kalian turunkan Soekarno, lalu Soeharto, kemudian Gus Dur dan sekarang kalian juga cari2 alasan untuk menurunkan Jokowi.. siapa pelakunya, siapa yg mendanainya.. aku atau makhluk munafik bernama manusia?!
“Itu semua karena bisikanmu, kaulah konsultan busuk politik manusia”…kata kawanku
“Kalian merasa pintar kan?!”.. oke, katakanlah semua ini adalah hasil hasutanku, katakanlah aku penasehat politik imperium barat yg mengincar negara kalian. Tetapi, masuk akalkah manusia meminta nasehat dan petunjuk dari makhluk yang dimusuhi?… sekali lagi, manusialah yg salah jika ia memelas minta nasehatku”..
“Kau kira aku suka berkumpul sama manusia2 tumpul akal kayak kalian ini”.. 
“Begini bliss.. semua peristiwa yg kau sebutkan itu bukan manusia seperti kami pelakunya”, kawanku mencoba membantahnya, tetapi iblis itu segera menyanggahnya.
“Diam kamu.. kau kira bisa lolos begitu saja dari kesalahan?!,  jangan coba2 cuci tangan.. jika kau kutuk aku karena memberi bisikan, maka, kutuklah diri kalian juga karena mendiamkan dan atau menyetujui kezaliman”. 
“Pembunuh onta Nabi Sholeh itu hanya satu orang, tetapi Tuhan memberi azab kepada semua orang di kota itu, TAHU KENAPA?… karena mereka bersetuju dengan pembunuhnya.. mereka cuek, diam atas peristiwa tersebut, padahal mereka tahu betul bahwa onta itu mukjizat yg dapat mendekatkan mereka dengan Tuhan, dan merekatkan hubungan mereka antar sesama. Jadi onta itu simbol tauhid dan persatuan macam garuda”
“Jadi, selain pelakunya langsung, ternyata Tuhan juga menetapkan dosa kepada kalian yg tidak terlibat secara langsung”.. 
“Saat “Tragedi Samarinda” kemarin, gereja yang di bom melukai anak2, kalian anggap itu hanya sebagai peristiwa biasa. Aku tahu kalian diam dan pura2 tidak tahu… dan kamu… iyaa kamu,  ustadz yg biasa ngomong sedekah itu loo, bukankah kamu yg kemarin mewek2 di medsos untuk sesuatu yg nggak penting, mana tangisanmu untuk setiap tragedi di negeri ini.. ternyata kau ini sama dengan aku, tapi kenapa kau selalu mengutukku?”
Kau juga… loh loh kok malah nengok kebelakang, kamu itu lo yg pakai sorban dan baju putih.. dari tadi kau ini plongaaa plongo.. kau ini jangankan berempati pada korban, kau malah menganggap “Tragedi Samarinda” itu sebagai pengalihan isu, seakan pengeboman itu diinginkan dan direncanakan oleh pihak korban”. Untuk persoalan ini aku kira kalian lebih layak jadi guruku” 
“Bagiku, kalian sama saja dengan umat Nabi Sholeh yg durhaka, diamnya kalian sama biadabnya dengan pelaku kejahatan yg pantas diazab di dunia sebelum di akhirat”.
Sebelum pergi aku ingin memberi nasehat pada kalian “JANGAN MELEMPARI RUMAH ORANG JIKA RUMAH KALIAN TERBUAT DARI KACA“… Kadang Gajah di pelupuk mata tak tampak justeru semut di seberang lautanlah yg tampak
Jadi, sebelum kau mengutuk aku, sebaiknya kutuklah diri kalian 100 kali”…

“Oiya.. kopi kalian kurang kental, kurang pahit, kurang manis dan yg pasti juga kurang enak cuk”…