Arsip untuk September, 2012


Lir-ilir, lir-ilir

tandure wis sumilir

Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar

Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi

Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro

Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir

Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore

Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane

Yo surako… surak hiyo…

Lir ilir, judul dari tembang di atas. Bukan sekedar tembang dolanan biasa, tapi tembang di atas mengandung makna yang sangat mendalam. Tembang karya Kanjeng Sunan ini memberikan hakikat kehidupan dalam bentuk syair yang indah. Carrol McLaughlin, seorang profesor harpa dari Arizona University terkagum kagum dengan tembang ini, beliau sering memainkannya. Maya Hasan, seorang pemain Harpa dari Indonesia pernah mengatakan bahwa dia ingin mengerti filosofi dari lagu ini. Para pemain Harpa seperti Maya Hasan (Indonesia), Carrol McLaughlin (Kanada), Hiroko Saito (Jepang), Kellie Marie Cousineau (Amerika Serikat), dan Lizary Rodrigues (Puerto Rico) pernah menterjemahkan lagu ini dalam musik Jazz pada konser musik “Harp to Heart“.

Apakah makna mendalam dari tembang ini? Mari kita coba mengupas maknanya

Lir-ilir, lir-ilir

tembang ini diawalii dengan ilir-ilir yang artinya bangun-bangun atau bisa diartikan hiduplah (karena sejatinya tidur itu mati) bisa juga diartikan sebagai sadarlah. Tetapi yang perlu dikaji lagi, apa yang perlu untuk dibangunkan?Apa yang perlu dihidupkan? hidupnya Apa ? Ruh? kesadaran ? Pikiran? terserah kita yang penting ada sesuatu yang dihidupkan, dan jangan lupa disini ada unsur angin, berarti cara menghidupkannya ada gerak..(kita fikirkan ini)..gerak menghasilkan udara. ini adalah ajakan untuk berdzikir. Dengan berdzikir, maka ada sesuatu yang dihidupkan.

tandure wus sumilir, Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar.

Bait ini mengandung makna kalau sudah berdzikir maka disitu akan didapatkan manfaat yang dapat menghidupkan pohon yang hijau dan indah. Pohon di sini artinya adalah sesuatu yang memiliki banyak manfaat bagi kita. Pengantin baru ada yang mengartikan sebagai Raja-Raja Jawa yang baru memeluk agama Islam. Sedemikian maraknya perkembangan masyarakat untuk masuk ke agama Islam, namun taraf penyerapan dan implementasinya masih level pemula, layaknya penganten baru dalam jenjang kehidupan pernikahannya.

Cah angon cah angon penekno blimbing kuwi.

Mengapa kok “Cah angon” ? Bukan “Pak Jendral” , “Pak Presiden” atau yang lain? Mengapa dipilih “Cah angon” ? Cah angon maksudnya adalah seorang yang mampu membawa makmumnya, seorang yang mampu “menggembalakan” makmumnya dalam jalan yang benar. Lalu,kenapa “Blimbing” ? Ingat sekali lagi, bahwa blimbing berwarna hijau (ciri khas Islam) dan memiliki 5 sisi. Jadi blimbing itu adalah isyarat dari agama Islam, yang dicerminkan dari 5 sisi buah blimbing yang menggambarkan rukun Islam yang merupakan Dasar dari agama Islam. Kenapa “Penekno” ? ini adalah ajakan para wali kepada Raja-Raja tanah Jawa untuk mengambil Islam dan dan mengajak masyarakat untuk mengikuti jejak para Raja itu dalam melaksanakan Islam.

Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro.

Walaupun dengan bersusah payah, walupun penuh rintangan, tetaplah ambil untuk membersihkan pakaian kita. Yang dimaksud pakaian adalah taqwa. Pakaian taqwa ini yang harus dibersihkan.

Dodotiro dodotiro, kumitir bedah ing pinggir.

Pakaian taqwa harus kita bersihkan, yang jelek jelek kita singkirkan, kita tinggalkan, perbaiki, rajutlah hingga menjadi pakain yang indah ”sebaik-baik pakaian adalah pakaian taqwa“.

dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore.

Pesan dari para Wali bahwa suatu ketika kamu akan mati dan akan menemui Sang Maha Pencipta untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatanmu. Maka benahilah dan sempurnakanlah ke-Islamanmu agar kamu selamat pada hari pertanggungjawaban kelak.

Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane.

Para wali mengingatkan agar para penganut Islam melaksanakan hal tersebut ketika pintu hidayah masih terbuka lebar, ketika kesempatan itu masih ada di depan mata, ketika usia masih menempel pada hayat kita.

Yo surako surak hiyo.

Sambutlah seruan ini dengan sorak sorai “mari kita terapkan syariat Islam” sebagai tanda kebahagiaan. Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu (Al-Anfal :25)

kisanak

 

 

 


Bila anda membuka google dan menelusuri kata “Tiberias”, maka anda akan menemukan keterangan Wikipedia sebagai berikut:
The Sea of Galilee, alsoKinneret, Lake of Gennesaret, orLake Tiberias (Hebrew: יָם כִּנֶּרֶת‎ Judeo-Aramic: יַמּא דטבריא, Arabic:بحيرة طبرية‎), is the largestfreshwater lake in Israel, and it is approximately 53km (33mi) in circumference, about 21km (13mi) long, and 13km (8.1mi) wide. The lake has a total area of 166km2 (64sqmi), and a maximum depth of approximately 43 m (141feet).
Artinya:
Laut Galilea, juga Kinneret, Danau Genesaret,atau Danau Tiberias (Ibrani:יָם כִּנֶּרֶתYahudi-Aramic:יַמּא דטבריא, Arab:بحيرة طبرية),adalah danauair tawar terbesar diIsrael, dan ia adalah sekitar 53km (33mil) lingkar, sekitar 21km (13mil) panjang, dan 13km (8,1mil) lebar. Danau ini memiliki luas wilayah 166 km2 (64sq mi), dan kedalaman maksimum sekitar 43m (141kaki).
Air dari Danau Tiberias merupakan sumber utama air bersih bagi bangsa Yahudi dan pemerintah Zionis Israel. Dewasa ini pemerintah Israel sangat khawatir karena keberadaan air Danau Tiberias sudah kian menepis. Jika kita click http://www.savethekinneret.com/ kita akan temukan peringatan dari pemerintah Israel kepada segenap warganya sebagai berikut:
The Kinneret, Israel’s major reservoir of fresh water, is drying up! Many years of below-average rainfall have led the water level to dip to the “black line,” beyond which water cannot be pumped without causing severe damage to the entire water supply. Though there are plans in place to build more desalination plants, they will not be operation for several years, so it is incumbent upon us all to conserve water!
Artinya:
Danau Kinneret, waduk utama air bersih Israel kian mengering! Bertahun-tahun curah hujandi bawah rata-rata telah menyebabkan level air berada di “garis hitam,” dimana air tidak bakal dapat dipompa lagi tanpa menyebabkan kerusakan parah pada pasokan air secara keseluruhan.Meskipun ada rencana untuk membangun pabrik desalinasi, iatidak akan beroperasi selama beberapa tahun, sehingga menjadi tugas kita bersama untuk menghemat air!
Mungkin bagi sebagian orang informasi ini dianggap tidak penting bahkan tidak menjadi urusannya. Tapi bagi setiap muslim-mukmin yang peduli dengan tanda-tanda Akhir Zaman informasi ini sangat berharga dan sangat serius. Mengapa? Karena dalam sebuah hadits panjang yang diriwayatkan oleh Imam Muslim terdapat kata “Danau Tiberias”. Dan hadits tersebut berkaitan erat dengan bakal keluarnya fitnah paling dahsyat sepanjang zaman, yaitu fitnah al-Masih Ad-Dajjal..!
Hadits tersebut sangat panjang. Di dalam hadits tersebut dikisahkan bagaimana seorang pelaut Arab Nasrani bernama Tamim Ad-Dari bersama 30 orang awak kapalnya terdampar di sebuah pulau. Kemudian di dalam pulau itu ia berjumpa dengan seorang lelaki yang menurutnya digambarkan sebagai ”orang terbesar yang pernah kami lihat, paling kuat dan tangannya terbelenggu di leher, antara lutut dan mata kakinya terbelenggu besi”. Lalu terjadi dialog antara Tamim Ad-Dari dengan lelaki misterius yang ternyata adalah Al-Masih Ad-Dajjal. Dialog tersebut sebagai berikut: 
Ia berkata: Beritahukan padaku tentang kurma Baisan. Kami bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia berkata: Aku bertanya pada kalian tentang kurmanya, apakah sudah berbuah? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Ingat, ia hampir tidak membuahkan lagi. Ia berkata: Beritahukan padaku tentang danau Thabari (Tiberias). Kami bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia menjawab: Apakah ada airnya? Mereka menjawab: Airnya banyak. Ia berkata: Ingat, airnya hampir akan habis.
Ia berkata: Beritahukan padaku tentang mata air Zughar. Mereka bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia berkata: Apakah disana ada airnya dan apakah penduduknya bercocok tanam dengan air itu? Kami menjawab: Ya, airnya banyak dan penduduknya bercocok tanam dengan air itu. Ia berkata: Beritahukan padaku tentang Nabi orang-orang buta huruf, bagaimana keadaannya? Mereka menjawab: Ia telah muncul dari Makkah dan tinggal di Yatsrib. Ia bertanya: Apakah orang-orang arab memeranginya? Kami menjawab: Ya. Ia bertanya: Apa yang mereka lakukan terhadapnya? Lalu kami memberitahunya bahwa beliau menang atas bangsa arab di sebelahnya dan mereka menaatinya.
Ia bertanya pada mereka: Itu sudah terjadi? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Ingat, sesungguhnya itu baik bagi mereka untuk menaatinya. Aku akan beritahukan pada kalian siapa aku. Aku adalah Al Masih (Ad-Dajjal) dan aku sudah hampir diizinkan untuk keluar lalu aku akan keluar.” (HR MUSLIM – 5235)
Berdasarkan hadits di atas berarti Ad-Dajjal telah mengungkap kunci-kunci kejadian yang menjadi indikator kapan ia bakal diizinkan untuk keluar dan menebar fitnah-fitnahnya.
Dan salah satu indikator sudah dekatnya saat Ad-Dajjal keluar ialah bilamana air Danau Tiberias telah mengering. Sedangkan saat ini jelas kondisi tersebut sudah hampir menjadi kenyataan….!
Silahkan dilihat grafik level air Danau Tiberias yang kian menyurut sejak tahun 2004 hingga 2012 (Kinneret Water Levels 2004-2012). Waspadalah saudaraku, fitnah Ad-Dajjal tidak lama lagi akan segera keluar! Siapkan diri beserta keluarga anda dengan kemantapan iman dan tauhid sebelum segala sesuatunya menjadi terlambat. | Atjehcyber, Eramuslim

 

 

 

 


Lihatlah ke seluruh penjuru dunia. Semuanya dirambah dengan pornografi. Hollywood sudah lama menjadi sumber syahwat. India juga dengan industri Bollywood-nya. Jepang dan Cina jangan ditanya. Di Jepang, konon banyak “inovasi” porno dunia. Indonesia? Sama saja.

Kita tak akan mungkin lupa bahwa bintang-bintang porno dunia sudah singgah di muka bumi Nusantara yang memiliki penduduk Muslim paling banyak di dunia ini. Ada Miyabi, ratu film porno asal Jepang. Ada Shasha Grey dan Terra Patrick dari Amerika. Bayaran yang dikeluarkan untuk mendatangkan mereka jumlahnya tentu tidak sedikit. Itu kenapa porno disebut sebagai sebuah industri.

Beberapa tahun lalu, Indonesia juga membolehkan beredarnya ikon majalah porno dunia “Playboy”. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai negara kedua di Asia setelah Jepang yang memberi izin resmi beredarnya majalah porno tersebut. Suatu prestasi yang sangat menyedihkan bagi bangsa yang mengaku-aku sebagai negeri muslim terbesar dunia.

Pertanyaannya, apakah semua serangan dari dunia porno ini ke Indonesia, dan juga di belahan dunia lainnya, hanya kebetulan belaka atau memang ada grand scenario di baliknya?

Mungkin ini kedengarannya terlalu konspiratif. Namun ketahuilah bila kita melacak sejarah segala hal yang berbau industri seks, maka kita akan menemukan jika Yahudi  memang senantiasa berada di belakangnya. 

Talmud, Zionis-Israel, dan Industri Syahwat
Israel not the promised land for Russian sex slaves. Israel bukan tanah yang dijanjikan bagi pelacur Rusia. Demikian judul tulisan jurnalis Elisabeth Eaves, yang dimuat dalam situsnya, 23 Agustus 1998. Eaves yang bergiat di bidang pemberdayaan perempuan mengutip data yang dikeluarkan Israel Womens Network, sebuah lembaga nirlaba perempuan yang berpusat di Tel Aviv, yang menyatakan bahwa lebih dari 70% pelacuran di Tel Aviv datang dari negara-negara pecahan Uni Sovyet.

Menurut daa yang ada, setiap tahun, lebih dari 1.000 perempuan muda dari wilayah-wilayah tersebut membanjiri Tanah Palestina yang diduduki bangsa Zionis-Yahudi ini. Mereka bisa masuk ke Israel karena adanya kerjasama antara jaringan Mafia Rusia dengan Mafia Zionis-Israel, dan juga atas restu para pejabat, para pemuka agama, dan polisi setempat yang korup.

Menurut Eaves, para perempuan muda asal Rusia menganggap bahwa Zionis-Israel merupakan surga bagi kegiatan prostitusi. Secara resmi pejabat Zionis-Israel memang melarang keberadaan pelacuran di wilayah pendudukan tersebut. Namun dalam kenyataannya, banyak kalangan mengetahui bahwa rata-rata para perempuan muda itu malah digiring ke wilayah-wilayah yang dekat dengan pemukiman orang-orang Palestina, di mana ‘pemerintah’ Zionis-Israel banyak mendirikan bar, diskotik, dan rumah-rumah bordil. Pendirian tempat-tempat maksiat di daerah yang berdekatan dengan kamp-kamp pengungsi dan rumah-rumah orang Palestina ini disengaja oleh Zionis-Israel untuk menggoyahkan keimanan pemuda-pemuda Palestina dan menghancurkan moral anak-anak kecilnya.

Bukan hanya perempuan muda, Israel juga memperdagangkan anak-anak di bawah umur untuk dijadikan budak-budak pemuas syahwat, baik kepada orang-orang Yahudi sendiri maupun kepada orang-orang Arab. Di kota Tel Aviv saja, dalam jangka satu tahun, uang yang berputar dalam dunia prositusi mencapai 450 miliar dollar. Ini menurut Jewis Online Magazine, Social Action (Socialaction.com).

Sebuah laporan dari Harian Israel, Haaretz (22 Juni 2001), menyatakan, “Seorang pengemudi truk sampah yang bekerja sambilan sebagai penjaga sinagog di pusat kota Tel Aviv telah dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Distrik Yerusalem atas tuduhan pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah umur yang mengunjungi sinagog itu. Sedikitnya, tiga anak-anak telah menjadi korban, termasuk seorang anak berusia 13 tahun yang merupakan putera dari salah seorang petinggi sinagog yang namanya tidak disebutkan tersebut.

Menurut harian Israel itu, pelaku mendekati korban awalnya dengan membujuk korban agar mencicipi narkotika. Ketika sang anak telah mencicipi, maka pelaku mengancam akan memberitahukan orangtua korban. Anak itu tentu ketakutan dan berharap pelaku tidak memberitahu kedua orangtuanya. Maka pelaku mulai memasang perangkap. Ia berjanji tidak akan melaporkan hal tersebut asal korban mau melayani hawa nafsunya. Modus yang lain adalah dengan memberi iming-iming berupa kembang gula kepada korban yang usianya masih belia.”

‘Pemerintah’ Israel dalam kebijakan resminya memang melarang segala bentuk pelacuran dan kemaksiatan lainnya. Peraturan dan perundang-undangan juga telah dikeluarkan untuk itu. Namun yang harus kita cermati, definisi pelacuran dan kemaksiatan bagi orang-orang Yahudi itu ternyata berbeda sekali dengan apa yang sudah menjadi pemahaman umum dunia. Kebijakan Zionis-Israel seluruhnay bersandar pada Talmud. Inilah basis ideologis mereka dalam setiap tindakan dan sikapnya. Talmud dianggap lebih suci dan lebih tinggi ketimbang Torah.

Dalam Talmud, kejahatan seksual hanya bisa dikategorikan perbuatan kriminal jika itu dilakukan lelaki Yahudi terhadap perempuan Yahudi lainnya. Atau terhadap sesama orang Yahudi. Karena hanya orang Yahudilah yang dianggap sebagai manusia. Sedang jika seorang lelaki Yahudi memperkosa perempuan non-Yahudi (Ghoyim), atau jika ia seorang pedofili Yahudi ‘menggarap’ bocah non-Yahudi, maka perbuatan itu bukanlah dosa, malah memberinya “rahmat Tuhan”.

Dasar pemikiran ini berangkat dari ayat-ayat Talmud yang menyatakan bahwa hanya orang-orang Yahudi saja yang manusia, sedangkan orang-orang non-Yahudi (Gentiles atau Ghoyim) bukanlah manusia melainkan sederajat dengan binatang. Jadi, melakukan kejahatan terhadap ‘binatang’ itu sama sekali tidak berdosa. klik

 

 

 


Ibu Guru berkerudung rapi tampak bersemangat di depan kelas sedang mendidik murid-muridnya dalam pendidikan Syari’at Islam. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada penghapus. Ibu Guru berkata, “Saya punya permainan. Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus.

Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah “Kapur!”, jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah “Penghapus!” Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Ibu Guru mengangkat silih berganti antara tangan kanan dan tangan kirinya, kian lama kian cepat.

Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, “Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah “Penghapus!”, jika saya angkat penghapus, maka katakanlah “Kapur!”. Dan permainan diulang kembali.

Maka pada mulanya murid-murid itu keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti. Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya.

“Anak-anak, begitulah ummat Islam. Awalnya kalian jelas dapat membedakan yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Namun kemudian, musuh musuh ummat Islam berupaya melalui berbagai cara, untuk menukarkan yang haq itu menjadi bathil, dan sebaliknya.

Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kalian menerima hal tersebut, tetapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu. Dan kalian mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika.”

“Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, sex sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup, korupsi menjadi kebanggaan dan lain lain. Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disedari, kalian sedikit demi sedikit menerimanya. Paham?” tanya Guru kepada murid-muridnya. “Paham Bu Guru”

“Baik permainan kedua,” Ibu Guru melanjutkan. “Bu Guru ada Qur’an, Bu Guru akan meletakkannya di tengah karpet. Quran itu “dijaga” sekelilingnya oleh ummat yang dimisalkan karpet. Sekarang anak-anak berdiri di luar karpet.

Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur’an yang ada di tengah dan ditukar dengan buku lain, tanpa memijak karpet?” Murid-muridnya berpikir. Ada yang mencoba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain, tetapi tak ada yang berhasil.

Akhirnya Sang Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur’an ditukarnya dengan buku filsafat materialisme. Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet.

“Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya. Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak kalian dengan terang-terangan. Karena tentu kalian akan menolaknya mentah-mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tetapi mereka akan menggulung kalian perlahan-lahan dari pinggir, sehingga kalian tidak sadar. Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina pundasi yang kuat. Begitulah ummat Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau fondasinya dahulu. Lebih mudah hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dahulu, kursi dipindahkan dahulu, lemari dikeluarkan dahulu satu persatu, baru rumah dihancurkan…”

“Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kalian. Mereka tidak akan menghantam terang-terangan, tetapi ia akan perlahan-lahan meletihkan kalian. Mulai dari perangai, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun kalian itu Muslim, tetapi kalian telah meninggalkan Syari’at Islam sedikit demi sedikit. Dan itulah yang mereka inginkan.”

“Kenapa mereka tidak berani terang-terangan menginjak-injak Bu Guru?” tanya mereka. Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tetapi sekarang tidak lagi. Begitulah ummat Islam. Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sadar, akhirnya hancur. Tetapi kalau diserang serentak terang-terangan, baru mereka akan sadar, lalu mereka bangkit serentak. Selesailah pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdo’a dahulu sebelum pulang…”

Matahari bersinar terik tatkala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya.

***

Ini semua adalah fenomena Ghazwu lFikri (perang pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh-musuh Islam. Allah berfirman dalam surat At Taubah yang artinya:

“Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, sedang Allah tidak mau selain menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir itu benci akan hal itu.”(QS. At Taubah :32).

Musuh-musuh Islam berupaya dengan kata-kata yang membius ummat Islam untuk merusak aqidah ummat umumnya, khususnya generasi muda Muslim. Kata-kata membius itu disuntikkan sedikit demi sedikit melalui mas media, grafika dan elektronika, tulisan-tulisan dan talk show, hingga tak terasa.

Begitulah sikap musuh-musuh Islam. Lalu, bagaimana sikap kita…? (klik)

front | defenders of Islam

Posted: September 15, 2012 in ISLAM, Warning

FPI selama ini selalu diberitakan sebagai Ormas yang KERAS oleh semua media televisi, sekarang mari kita lihat wajah FPI jauh lebih dekat, WAJAH FPI YG SEBENARNYA. Benarkah apa yang selalu ini diopinikan dan disebarkan oleh para media massa kita baik televisi, internet, maupun koran dan majalah??? Mari kita lihat

 

 

السلام عليكم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو ل الله

الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله.اما بعد

 

Dakwah FPI  meliputi 2 wilayah :

1. Daerah Amar Ma’ruf : Daerah Amar Ma’ruf / Daerah tanpa maksiat disekitarnya: FPI menurunkan ustadz untuk

                                                 membimbing umat seperti biasanya

2. Daerah Nahi Munkar : Daerah Nahi Munkar / Daerah yg terdapat maksiat disekitarnya: FPI membagi lagi jadi 2

                                                   golongan, yaitu:

                                                  a. Rakyat sekitar yg mayoritas setuju maksiat

                                                  b. Rakyat sekitar yg mayoritas tidak setuju maksiat

Untuk daerah kategori (a), FPI mengirim ustadz untuk membimbing secara perlahan, sambil mencari alternatif matapencaharian lainnya

 

Untuk daerah kategori b, FPI mengajari bagaimanaMASYARAKAT menulis surat pengaduan kepada lurah, camat, bupati, DPRD, POLRES hingga gubernur / pangdam setempat secara bertahap bahwa Masyarakat menolak tempat maksyiat yang ada di lingkungan sekitar mereka. Dalam artian, jika bupati tidak bertindak dan Polres pun tidak bertindak , maka MASYARAKAT melapor akan diteruskan ke tingkat yg lebih tinggi.

Dari sini saja seharusnya aparat dan pemerintah sudah bertindak karena Masyarakat telah dibuat resah dan tidak menyetujui adanya tempat-tempat maksyiat / aliran sesat di lingkungan sekitar mereka. Lalu mengapa mereka tidak bertindak juga?

Besar kemungkinan ialah karena tempat-tempat maksyiat ini memberikan upeti-upeti kepada oknum aparat dan oknum pemerintah, sudah menjadi rahasia umum.

 

PROSEDUR MASYARAKAT DAN FPI INI SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MASUK TV !!!

Bukankah tugas seperti ini ialah tugas aparat dan pemerintah? Lalu jika mereka tidak bertindak, apa yang harus dilakukan oleh Masyarakat?

Jika ke semuanya tidak juga ada tindak lanjut, makaMASYARAKAT dan FPI akan berdemo secara baik-baik di DPRD, kantor BUPATI dsb, dan ini pun masyarakat masih melapor pada polisi dan pihak berwenang bahwa demo damai akan diadakan oleh MASYARAKAT dan FPI.

 

DAN TV PUN MASIH ENGGAN MELIPUT BERITA INI

 

Jika demo baik-baik tidak diindahkan, maka MASYARAKAT dan FPI berdemo dengan tegas ke DPRD, kantor bupati dsb,  ini juga masyarakat masih melapor pada polisi dan pihak berwenang bahwa demo TEGAS akan diadakan oleh MASYARAKAT dan FPI.

 

SAMPAI DISINI PUN MASIH BELUM DISIARKAN TELEVISI & MEDIA MASSA KUFAR

Jika tetap tidak ada tindak lanjut, maka MASYARAKAT , sekali lagi, MASYARAKAT dibantu FPI menutup paksa dan membubarkan tempat-tempat maksiat yang tidak diingini masyarakat sekitarnya… Ingat, tempat maksiat yang tidak disukai oleh masyarakat sekitarnya !!! Dan status FPI adalah sebagai YANG DIMINTAI TOLONG OLEH MASYARAKAT SEKITAR .DAN… MASYARAKAT TETAP MEMBERITAHU SEBELUMNYA MELALUI SURAT RESMI KEPADA POLISI DAN PIHAK YANG BERWENANG BAHWA TANGGAL SEKIAN, MASYARAKAT DIBANTU FPI AKAN MENUTUP PAKSA TEMPAT MAKSIAT, DISKOTIK, DST, DSB

DISINILAH BARU MEDIA MASSA KAFIR BERLOMBA – LOMBA MENJADIKAN BREAKING NEWS, HEADLINE REPORT, LIVE, ON AIR, BAHKAN DIBAHAS SECARA KHUSUS DAN DISKUSI SERTA MENAYANGKAN PENDAPAT-PENDAPAT BERNADA MIRING SECARA SEPIHAK DARI KAUM KUFAR DAN TOKOH-TOKOH MUNAFIK !!! TIDAK CUKUP 1KALI, NAMUN BERKALI-KALI, DIULANG-ULANG DAN BERHARI-HARI DITAYANGKAN !!!

 

Dan jelas prosedur lengkap seperti ini pernah 1 kali ditayangkan di sebuah stasiun Televisi swasta saat mereka mengundang langsung Ketua FPI Pusat, Ustadz Habib Rizieq. Namun tetap saja semua informasi tidak diulang-ulang , tidak disebarluaskan secara gegap gempita diulang berhari-hari seperti saatMASYARAKAT dan FPI menutup paksa tempat-tempat maksyiat dan aliran-aliran sesat.

BANYAK ORANG BERKATA: URUS SAJA DIRI SENDIRI, GA USAH URUSIN ORANG LAIN.
Jika Rasulullah Muhammad ﷺ hanya mengurus akhlak diri sendiri saja, ga usah ngurusin orang lain, maka mungkin saat ini islam tidak akan sampai kepada kita, dan mungkin kita sudah kafir oleh portugis / belanda yang membawa misi Gold, Gospel, Glory

Tahukah saudara jika dakwah menyampaikan kebenaran Islam PADA SEMUA ORANG bukan cuma tugas ustadz tapi KEWAJIBAN SETIAP MUSLIM? 

Qs.3:20 Kewajiban kamu hanyalah menyampaikan ❤♡❥ ♥
Qs.42:48 Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan ❤♡
Qs.16:82 Kewajiban yang dibebankan atasmu hanyalah menyampaikan

Sampaikanlah dariku meski cuma 1 ayat. HR.Muslim – Bukhari 

Tidak sempurna iman seorang muslim sampai dia menyayangi muslim lain seperti dirinya sendiri. Dan salah satu wujud sayang itu ialah amar ma’ruf nahi munkar. 

BANYAK ORANG AMAR MA’RUF, NAMUN JARANG YANG BERANI NAHI MUNKAR

Dan lagi, bisa-bisanya yang mulia tuanku presiden berkata agar FPI Introspeksi setelah ditolak di KALTENG. Apakah yang mulia bapak presiden mengetahui urutan-urutan prosedur yang dilakukan oleh rakyat setempat dibantu FPI diatas?

Apakah yang mulia tuan bapak presiden mengetahuikelakuan anak buahnya yang dilapori berkali-kali dan dalam kurun waktu yang lama namun tetap saja tidak ada tidak lanjut sama sekali??? Dan apakah yang mulia bapak presiden tahu jika justru kepala suku Dayak lah yang menginginkan FPI hadir di Kalteng dalam sengketa tanah adatnya melawan gubernur KALTENG?

Habib Rizieq menjelaskan bahwa anggota DPRD Seruyan Kalimantan Tengah , Budiandri, sedang melakukan pembelaan terhadap masyarakat Dayak Seruyan yang tanahnya dirampas pengusaha di Kalimantan.

“Setelah beliau berjuang selama bertahun-tahun, justru beliau yang dikejar-kejar, mau dikerjai gubernur Kalteng dan Kapolda Kalteng. Maka dari itu mereka meminta perlindungan pada FPI dan FPI sekarang sedang melakukan advokasi dan litigasi,” ungkap Habib Rizieq di Mabes Polri.

Dikatakan Habib Rizieq, Gubernur Kalteng Teras Narang lah yang membuat gerakan untuk menolak kedatangan FPI. Menurutnya gubernur takut bila FPI membongkar kebobrokan kepemimpinannya.

“Jadi sekali lagi, ini kasusnya bukan sentimentil agama. Ini bukan persoalan SARA. Ini permasalahan pejabat korup, penjahat besar sengketa agraria yang ingin mengadu domba anak bangsa untuk melindungi kepentingan politiknya,” ungkapnya.

Sementara Budiandri, anggota DPRD Seruyan Kalimantan Tengah yang ikut dengan FPI ke Mabes Polri membenarkan apa yang diungkapkan Habib Rizieq. Menurutnya tidak benar masyarakat Dayak menolak kedatangan FPI di Kalteng.

“Kami tetap akan membuat FPI di Kalteng terutama di Seruyan. Masyarakat di sana mendukung keberadaan FPI. Kami meminta kepada Habieb Rizieq untuk membentuk FPI di sana,” ungkapnya.

Yang lebih parah lagi, yang mulia tuanku bapak Menteri Agamapun ikut-ikutan mengomentari agar FPI merubah metode dakwah agar tidak menggunakan kekerasan, begitu katanya yang mulia tuanku bapak menteri agama pemerintah Thogut.

Apakah yang mulia bapak Menteri Agama tidak tahu urutan prosedur yang telah dilakukan diatas? Bagaimana mungkin seorang menteri hanya mengekor opini rakyat umum yang sengaja dibentuk oleh media massa kufar dan munafik serta tidak adil dalam pemberitaan?

Lalu duhai yang mulia bapak menteri agama, metode apa lagi jika secara baik-baik saja tidak bisa? Melalui jalur hukum yang benar pun tetap saja tidak membuahkan hasil sama sekali?

Apakah umat harus diam saja melihat kemunkaran meraja lela disekitar tempat tinggalnya? SEKALI LAGI HARAP DIINGAT YANG MULIA BAPAK PRESIDEN DAN MENTERI THOGUT, BAHWA YANG TIDAK MENYETUJUI IALAH MASYARAKAT SETEMPAT !!! TIDAK HANYA FPI SAJA, FPI HANYA MEMBANTU DAN MEMBERITAHU.

Tidak seperti halnya Gubernur DKI Jakarta, Bp. Fauzi Bowo , yang menolak jika FPI dibubarkan , karena ormas Islam manapun tidak pernah mengajarkan anarkis. Jika ada maka itu hanyalah beberapa oknum kecil saja. Maka Gubernur DKI Jakarta memerintahkan menindak secara hukum siapapun oknum dari ormas manapun yang bertindak berlebihan. Termasuk premanisme dan geng motor yang banyak sering memalak dan meresahkan masyarakat. Inilah pemimpin yang masih mempunyai akal dan hati nurani, tidak mencerna mentah-mentah berita yang dipelintir oleh media massa yang selalu memojokkan Islam pada umumnya.

MASIHKAH ANDA BERFIKIR FPI ITU BRUTAL / DSB ???

 Agar saudara tahu, dalam banyak hadits:

Seorang sahabat bertanya pada Rasulullah Muhammad ﷺ:

Apakah kita akan diazab sedang diantara kita masih banyak orang saleh?

 

Rasulullah Muhammad ﷺ menjawab:

Ya! Jika banyak kefasikan dan kemunkaran serta TIDAK ADA SATU ORANG PUN YANG MELARANGNYA. HR. Muslim

BUKANKAH HAL-HAL SEPERTI DIATAS IALAH TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB APARAT SAAT SUDAH MENERIMA LAPORAN DARI MASYARAKAT SETEMPAT???? MENGAPA PARA POLISI DAN PARA APARAT TIDAK BERTINDAK SAMA SEKALI???? APAKAH MEREKA SETUJU???? ATAU MENERIMA UPETI????

LALU BAGAIMANA JIKA MEREKA TIDAK BERTINDAK????

APAKAH KITA HARUS DIAM SAJA????

klik


JAKARTA – Apa jadinya, jika tokoh gay seperti Dede Oetemo betul-betul lolos jadi anggota Komnas HAM. Bahkan, gilanya lagi ia pernah bercita-cita untuk mendirikan partai politik, khusus kaum gay, lesbi, banci dan manusia sampah lainnya.

Dalam sebuah wawancara di sebuah majalah ternama, Dede Oetomo pernah bercita-cita mendirikan partai politik khusus kaum gay, agar nantinya bisa memperjuangkan aspirasi dan eksistensinya secara politik. Dia bercita-cita agar suatu saat nanti kaum gay bisa melakukan perkawinan sejenis secara legal dan diakui negara sebagai bagian dari hak asasi manusia.
Seperti diberitakan sebelumnya,Komisi III DPR RI pada hari Kamis 6 September 2012 mengumumkan beberapa nama yang akan diajukan untuk melakukan fit and proper test terhadap 30 (tiga puluh) calon anggota Komnas HAM.  Berbagai bagai latar belakang profesi terlihat dari nama-nama calon angota Komnas HAM tersebut, mulai mantan PNS KemenkumHAM, Dokter, Dosen, Aktivis LSM, LEMHANAS, Pendeta, Jurnalis, Advokat bahkan ada juga anggota DPR RI, tak terkecuali aktivis gay.

Dalam waktu yang tak lama lagi, DPR akan melakukan fit and proper test terhadap calon-calon anggota Komnas HAM tersebut, tepatnya pada 18-25 Oktober 2012 mendatang. Pada nomor urut 5, terdapat nama Dede Oetomo, PhD yang selama ini dikenal sebagai aktivis  GAYa Nusantara. Basis organisasi ini ada di Surabaya atau di Jawa Timur umumnya.
Organisasi gay ini kabarnya, juga berbasis di Bandung yakni GAYa Priangan. Di Jakarta ada GAYa Betawi dan IPPHOS. Organisasi ini tempat berkumpul dan berdiskusi bagi kaum gay di sekitar kota tempatnya berbasis. Bahkan mereka pun berusaha memfasilitasi para gay yang belum bekerja agar diterima bekerja di tempat tertentu.

Dede Oetomo (57) adalah makhluk penyuka sesama jenis laki-laki. Ia seorang doktor linguistik lulusan Cornell University yang merasa bangga menyebut dirinya sebagai gay di depan publik. “Apa salahnya kita bangga dengan sesuatu yang berbeda,” katanya.

Ia selalu menganggap bahwa Gay, Lesbian dan Waria mempunyai kesetaraan yang sama, kendati hal tersebut masih dianggap tabu di mayorias masyarakat Indonesia. Usahanya memperjuangkan kaum ‘terpinggirkan’ tidak sia-sia. Pada tahun 1998 dia menerima penghargaan dari International Gay and Lesbian Human Rights Commision, yaitu Felipa de Souza Award.

Baginya dengan masuk mendaftar sebagai calon komisioner Komnas HAM, terbuka jalan baginya agar kaum gay, homoseksual dan transgender bisa diakui eksistensinya sebagai manusia dan dihormati hak asasinya sebagai manusia. Dan tidak ada halangan bagi kaum gay untuk melakukan perkawinannya secara sah di muka hukum dan mengumumkan secara terbuka statusnya sebagai homoseksual atau transgender.

Perlu diketahui, Dede Oetomo pada Mei 1998 sempat masuk ke dalam MAR atau Majelis Amanat Rakyat yang dibentuk oleh tokoh penggerak reformasi dan Ketua Umum PP Muhammadiyah yakni Prof. DR. M. Amien Rais. Entah siapa yang memasukkan atau ada pihak yang piawai “menyelundupkan” Dede Oetomo ke dalam gerbong reformasi menjelang jatuhnya rezim Soeharto.

Masuknya Dede Oetomo sebagai salah satu dari tiga puluh calon anggota Komisioner Komnas HAM menunjukkan, ada “pengakuan” secara diam-diam dari negara c.q. Panitia Seleksi Calon Anggota Komnas HAM. Bukan tidak mungkin, Indonesia akan menjadi negara kesebelas yang melegalkan perkawinan sejenis, jika seorang Dede Oetomo lolos sebagai anggota Komnas HAM.

Perlu diketahui bahwa selama ini sudah ada sepuluh negara yang melegalkan perkawinan sejenis, yakni : Belanda (negara pertama yang melegalkan dan mencatat pernikahan sesama jenis sejak tahun  2001),  Belgia (telah melegalkan pernikahan sesama jenis sejak tahun 2003). Spanyol (mulai tahun 2005),  Kanada (2005), Afrika Selatan, Norwegia, Swedia (tahun 2009), Portugal (tahun 2010), Islandia (2010), dan Argentina (2010).

Gelombang Penolakan Gay
Sebelumnya, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Aceh menolak tokoh pendiri Gaya Nusantara, Dede Oetama, masuk dalam lembaga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Puluhan mahasiswa Aceh melakukan aksi penolakan Dede di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Rabu, 12 September 2012. Mereka menilai Dede sebagai tokoh gay yang gencar menyuarakan kebebasan berekspresi tanpa batas, isu-isu feminis, dan bahkan perkawinan sesama jenis yang belum diakui undang-undang serta bertentangan dengan moral dan norma-norma agama.

Para pendemo mengusung sejumlah poster dan karton yang bertuliskan penolakan gay dan transgender masuk Komnas HAM. Salah satu bunyi tulisan adalah “Rakyat Aceh menolak tokoh gay di Komnas HAM.”

Para mahasiswa itu menJAKARTA – Apa jadinya, jika tokoh gay seperti Dede Oetemo betul-betul lolos jadi anggota Komnas HAM. Bahkan, gilanya lagi ia pernah bercita-cita untuk mendirikan partai politik, khusus kaum gay, lesbi, banci dan manusia sampah lainnya.

Dalam sebuah wawancara di sebuah majalah ternama, Dede Oetomo pernah bercita-cita mendirikan partai politik khusus kaum gay, agar nantinya bisa memperjuangkan aspirasi dan eksistensinya secara politik. Dia bercita-cita agar suatu saat nanti kaum gay bisa melakukan perkawinan sejenis secara legal dan diakui negara sebagai bagian dari hak asasi manusia.
Seperti diberitakan sebelumnya,Komisi III DPR RI pada hari Kamis 6 September 2012 mengumumkan beberapa nama yang akan diajukan untuk melakukan fit and proper test terhadap 30 (tiga puluh) calon anggota Komnas HAM.  Berbagai bagai latar belakang profesi terlihat dari nama-nama calon angota Komnas HAM tersebut, mulai mantan PNS KemenkumHAM, Dokter, Dosen, Aktivis LSM, LEMHANAS, Pendeta, Jurnalis, Advokat bahkan ada juga anggota DPR RI, tak terkecuali aktivis gay.

Dalam waktu yang tak lama lagi, DPR akan melakukan fit and proper test terhadap calon-calon anggota Komnas HAM tersebut, tepatnya pada 18-25 Oktober 2012 mendatang. Pada nomor urut 5, terdapat nama Dede Oetomo, PhD yang selama ini dikenal sebagai aktivis  GAYa Nusantara. Basis organisasi ini ada di Surabaya atau di Jawa Timur umumnya.

Organisasi gay ini kabarnya, juga berbasis di Bandung yakni GAYa Priangan. Di Jakarta ada GAYa Betawi dan IPPHOS. Organisasi ini tempat berkumpul dan berdiskusi bagi kaum gay di sekitar kota tempatnya berbasis. Bahkan mereka pun berusaha memfasilitasi para gay yang belum bekerja agar diterima bekerja di tempat tertentu.

Dede Oetomo (57) adalah makhluk penyuka sesama jenis laki-laki. Ia seorang doktor linguistik lulusan Cornell University yang merasa bangga menyebut dirinya sebagai gay di depan publik. “Apa salahnya kita bangga dengan sesuatu yang berbeda,” katanya.

Ia selalu menganggap bahwa Gay, Lesbian dan Waria mempunyai kesetaraan yang sama, kendati hal tersebut masih dianggap tabu di mayorias masyarakat Indonesia. Usahanya memperjuangkan kaum ‘terpinggirkan’ tidak sia-sia. Pada tahun 1998 dia menerima penghargaan dari International Gay and Lesbian Human Rights Commision, yaitu Felipa de Souza Award.

Baginya dengan masuk mendaftar sebagai calon komisioner Komnas HAM, terbuka jalan baginya agar kaum gay, homoseksual dan transgender bisa diakui eksistensinya sebagai manusia dan dihormati hak asasinya sebagai manusia. Dan tidak ada halangan bagi kaum gay untuk melakukan perkawinannya secara sah di muka hukum dan mengumumkan secara terbuka statusnya sebagai homoseksual atau transgender.

Perlu diketahui, Dede Oetomo pada Mei 1998 sempat masuk ke dalam MAR atau Majelis Amanat Rakyat yang dibentuk oleh tokoh penggerak reformasi dan Ketua Umum PP Muhammadiyah yakni Prof. DR. M. Amien Rais. Entah siapa yang memasukkan atau ada pihak yang piawai “menyelundupkan” Dede Oetomo ke dalam gerbong reformasi menjelang jatuhnya rezim Soeharto.

Masuknya Dede Oetomo sebagai salah satu dari tiga puluh calon anggota Komisioner Komnas HAM menunjukkan, ada “pengakuan” secara diam-diam dari negara c.q. Panitia Seleksi Calon Anggota Komnas HAM. Bukan tidak mungkin, Indonesia akan menjadi negara kesebelas yang melegalkan perkawinan sejenis, jika seorang Dede Oetomo lolos sebagai anggota Komnas HAM.

Perlu diketahui bahwa selama ini sudah ada sepuluh negara yang melegalkan perkawinan sejenis, yakni : Belanda (negara pertama yang melegalkan dan mencatat pernikahan sesama jenis sejak tahun  2001),  Belgia (telah melegalkan pernikahan sesama jenis sejak tahun 2003). Spanyol (mulai tahun 2005),  Kanada (2005), Afrika Selatan, Norwegia, Swedia (tahun 2009), Portugal (tahun 2010), Islandia (2010), dan Argentina (2010).

Gelombang Penolakan Gay
Sebelumnya, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Aceh menolak tokoh pendiri Gaya Nusantara, Dede Oetama, masuk dalam lembaga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Puluhan mahasiswa Aceh melakukan aksi penolakan Dede di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Rabu, 12 September 2012. Mereka menilai Dede sebagai tokoh gay yang gencar menyuarakan kebebasan berekspresi tanpa batas, isu-isu feminis, dan bahkan perkawinan sesama jenis yang belum diakui undang-undang serta bertentangan dengan moral dan norma-norma agama.

Para pendemo mengusung sejumlah poster dan karton yang bertuliskan penolakan gay dan transgender masuk Komnas HAM. Salah satu bunyi tulisan adalah “Rakyat Aceh menolak tokoh gay di Komnas HAM.”

Para mahasiswa itu menegaskan, semua agama yang legal di Indonesia tidak menolerir perkawinan sesama jenis, seperti yang mereka perjuangkan. “Kami menolak gay dan kaum transgender lainnya masuk ke lembaga negara, Komnas HAM, karena akan melecehkan kewibawaan negara. Apalagi kaum transgender tidak diakui dalam Undang-Undang Indonesia,” ujarnya.

Dalam pernyataan sikapnya, para mahasiswa Islam mengutarakan penolakan calon anggota Komnas HAM yang melanggar peraturan perundang-undangan serta merusak moral dan melanggar norma agama. Pihaknya mendesak Komisi III DPR RI untuk tidak meloloskan calon anggota Komnas HAM dari tokoh gay dan transgenderegaskan, semua agama yang legal di Indonesia tidak menolerir perkawinan sesama jenis, seperti yang mereka perjuangkan. “Kami menolak gay dan kaum transgender lainnya masuk ke lembaga negara, Komnas HAM, karena akan melecehkan kewibawaan negara. Apalagi kaum transgender tidak diakui dalam Undang-Undang Indonesia,” ujarnya.

Dalam pernyataan sikapnya, para mahasiswa Islam mengutarakan penolakan calon anggota Komnas HAM yang melanggar peraturan perundang-undangan serta merusak moral dan melanggar norma agama. Pihaknya mendesak Komisi III DPR RI untuk tidak meloloskan calon anggota Komnas HAM dari tokoh gay dan transgender. klik