Posts Tagged ‘kasih tuhan’


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah parpol yang tidak tahu diri dan tak pernah bercermin. PKS sedang gencar pergantian presiden 2019. Presiden mau diganti tanpa alasan yang jelas sementara dosa-dosa PKS sudah berjibun.

Dalam perjalanannya, PKS tersangkut banyak kasus mulai dari kasus korupsi, kasus mesum, sampai keterkaitannya dengan tindak pidana terorisme.

Berikut ini kami rangkumkan 8 dosa PKS yang pernah mencuat ke publik.

1. Korupsi Impor Daging Sapi dan Satu-satunya Presiden Parpol yang Ditangkap KPK di kantor Parpol

Presiden PKS periode 2010-2013 Lutfie Hasan Ishaaq memang rekor satu-satunya presiden dan ketua umum parpol yang dicokok KPK di kantor parpolnya. Luthfi Hasan ditangkap KPK di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang. Luthfi Hasan Ishaaq menerima vonis 18 tahun penjara di putusan MA dan hak politiknya dicabut.

(Sumber: MA Perberat Vonis LHI 18 Tahun Penjara dan Hak Politik Dicabut)

Putusan MA lebih tinggi dari putusan Pengadilan sebelumnya16 tahun penjara dari Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Senin, 9 Desember 2013 lalu.

Hakim menyebutkan, bersama rekannya Ahmad Fathanah, Luthfi terbukti menerima suap Rp 1,3 miliar dari Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman, terkait kepengurusan penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

2. Kasus Pencucian Uang dan Menerima Suap dari Aseng (Meski Teriak-teriak Tolak Aseng)

Kasus yang mungkin masih hangat dalam ingatan masyarakat yang kembali menjerat PKS ialah kasus pencucuian uang yang dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Yudi Widiana Adia yang berasal dari fraksi PKS. Yudi Widia divonis 9 tahun kurungan beserta denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Vonis tersebut dijatuhkan kepada Yudi salah satunya karena menerima suap lebih dari Rp 11 miliar dari Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng. Uang tersebut diberikan kepada Yudi atas ‘jasanya’ menyalurkan usulan proyek pembangunan jalan dan jembatan di wilayah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara. Yudi menggunakan otoritasnya sebagai anggota Komisi V DPR melalui program aspirasi untuk mengajukan proyek tersebut pada tahun anggaran 2015 dan Aseng selaku kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut. Sementara, dalam dakwaan kedua, Yudi terbukti menerima uang Rp 2,5 miliar.

(Cek kompas.com: Politisi PKS Yudi Widiana Divonis Sembilan Tahun Penjara)

3. Menggunakan Istilah Al-Quran Untuk Korupsi

Dalam merencakan korupsinya, Yudi Widiana dan Muhammad Kurniawan, anggota DPRD Kota Bekasi, kader PKS yang berperan sebagai penghubung Yudi dan Aseng sering menggunakan bahasa-bahasa arab yang identik dengan Islam dalam pembicaraan busuk mereka. Berikut pembicaraan antara Yudi dan Kurniawan yang dibongkarkan oleh Jaksa KPK:

“semalam sdh liqo dengan asp ya” (Kurniawan)

“naam, brp juz?“ (Yudi)

“sekitar 4 juz lebih campuran” (Kurniawan)

“itu ikhwah ambon yg selesaikan, masih ada minus juz yg agak susah kemarin, skrg tinggal tunggu yg mahad jambi”. (Kurniawan)

“naam.. yg pasukan lili blm konek lg?’ (Yudi)

“sdh respon beberapa.. pekan depan mau coba dipertemukan lagi sisanya” (Kurniawan)

Seperti yang diketahui kata Juz dikenal sebagai bagian-bagian bab yang ada dalam Al-Qur’an, dan Liqo merupakan bahasa Arab yang berarti pertemuan. Bukankah hal-hal seperni inilah yang sebenarnya menista Islam?

(cek cnnindonesia.com: Ketika Juz Qur’an dan Liqo Menjadi Kode Korupsi)

4. Kasus Mesum dengan PSK

Selain seorang koruptor, Ahmad Fathanah yang merupakan ‘sahabat karib’ dan disebut “ustadz PKS” Presiden PKS Lutfie Hasan Ishaaq dikenal sebagai seorang yang ‘doyan daun muda’. Saat terjaring OTT KPK saja Fathanah kedapatan sedang berduaan bersama seorang mahasiswi di dalam kamar hotel yang telah dibayarnya dengan uang sejumlah Rp.10 juta.

(cek tribunnews.com: Telanjang Saat Ditangkap KPK, Rani Tertunduk Malu Selama Sidang)

(Baca juga: Ahmad Fathanah Disebut ‘Ustaz Arif’ dan ‘Ustaz Kecil’ dari PKS)

5. Doyan Pornografi

Pada tahun 2011 lalu, salah satu kader PKS yang menjabat sebagai anggota DPR Arifinto pernah “tercyduk” sedang menonton video berkonten pornografi saat sidang paripurna berlangsung. Setelah dikonfirmasikan kepada dirinya, Arifinto tak dapat mengelak lagi karna gambar ketika matanya sedang asik menonton video porno tersebut telah terlanjur beredar luas. Berkat peristiwa tersebut akhirnya Arifinto mengundurkan diri dar DPR.

(Cek detik.com: Anggota DPR yang Nonton Video Porno Saat Paripurna Ternyata dari PKS)

Selain Arifinto ada juga Refrizal, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, yang menghebohkan netizen karena memberi like ke sebuah video dengan judul ‘Video Gay Bapak’, selain itu Refrizal juga terbukti mengiuti akun-akun gay, porno, dan judi di akun twitter pribadinya.

(Cek: Sudah Minta Maaf, Netizen Malah Beber 4 Fakta Mengejutkan Tentang Refrizal PKS. Yang Nomor 3 Jangan Kaget Ya!)

6. Perzinaan, Perselingkuhan, Asusila

Tidak hanya ditingkat pusat, kelakuan tidak bermoral yang dilakukan oleh kader-kader PKS sampai kepada tingkatan bawah.

Seperti kasus “Politisi PKS Ini Dipergoki ‘Gituan’ bareng Cewek, Mobil Goyang-goyang kayak Main Kuda-kudaan“)

Anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HHS) Gazali Rahmad tak menampik perbuatan asusilannya dengan siswi SMA berinisial I di Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Aluh Idut, Kandangan, Selasa (11/4).

Kepada penyidik Polres HSS, Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu mengaku melakukan perbuatan asusila di mobil.

“Saat digerebek warga berdasarkan pengakuan pelaku kepada penyidik mengakui sudah melakukan hubungan badan. Namun belum sampai klimaksnya sudah digerebek,” ujar kata Kasubbag Humas Polres HSS AKP Agus Winartono, Kamis(13/4).

(Cek jppn.com: Kronologis Politikus PKS Mobil Goyang dengan Siswi SMA)

Demikian juga kasus dari Mardiatoz, seorang yang dianggap ustad oleh warga dan merupakan ketua DPC PKS Binjai Barat, digruduk warga sedang menyembunyikan perempuan di dalam kamar mandi. Saat digrebek warga wanita yang disembunyikan oleh Mardiatoz tersebut juga dalam keadaan telanjang dada.

(Cek tribunnews: Ustaz Sekaligus Kader PKS Digerebek di Kamar Mandi Bersama Perempuan)

7. PKS Menginjak-injak Bendera Merah Putih

Berbeda dengan perayaan-perayaan ulang tahun partai pada umumnya yang biasanya ada upacara dan prosesi penghormatan terhadap sang saka merah putih, di perayaan milad PKS di Tasikmalaya bendera merah putih malah dijadikan alas untuk menari dan berjingkrak-jingkrak.

(Cek rmol.co: Di Tasikmalaya, Milad PKS Diisi Aksi Injak-injak Bendera Merah Putih)

8. PKS Memasang Bendera Setengah Tiang dan Terbalik

Selain menginjak-injak bendera, diwilayah lain, kantor PKS di Situbondo malah memasang bendera Merah Putih dengan posisi terbalik yang menjadi warna putih di atas dan warna merah di bawah. Peristiwa ini sempat menjadi viral di media sosial.

(Cek liputan6.com: Bendera Terbalik di Kantor PKS Situbondo Viral di Medsos)

Dosa-dosa PKS di atas hanyalah sebagian kecil dari setumpuk dosa partai ini, ini hanyalah contoh kecil bahwa PKS hanya menggunakan agama sebagai bingkai belaka.

Ini juga bukti kecil betapa berantakannya internal PKS namun sudah sok-sokan berkicau ingin mengganti presiden pada 2019 nanti.
(Baca: Diketawain, PKS Mau Ganti Presiden, Ganti Fahri Saja Gagal)

Sekarang yang menjadi pertanyaanya adalah, dengan sejumlah 8 dosa PKS dari kasus korupsi, pornografi, perzinaan, asusila, amoral, penghinaan apakah masih mau mendukungnya?

Mujahidin Aziz

(Suara Islam)


Islam adalah agama fitrah, yakni sejalan dengan jati diri manusia yang normal. Salah satu dari fitrah manusia adalah cenderung kepada lawan jenisnya.

Karena itu, ungkap Direktur Pusat Studi Alquran (PSQ) ini, Islam tidak melarang berhubungan seks dengan lawan jenis. ”Bahkan, Islam menganjurkannya dengan persyaratan tertentu, yaitu menikah terlebih dahulu,” ungkap Quraish dalam bukunya, 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui.

Karena fitrah itu pula, jelas mantan menteri agama ini, Islam melarang keras berhubungan seks dengan sesama jenis atau homoseksual. Menurut Quraish, terdapat banyak sekali argumen keagamaan yang melarangnya.

image

Mungkin seorang homoseksual sejati telah melakukan usaha semaksimal mungkin untuk menghindari perilaku menyimpang tersebut, apalagi telah menjadi bawaan sejak kecil. Namun, mereka kebanyakan belum melakukan upaya semaksimal mungkin.

Padahal, jelas Quraish, jika hamba-hamba-Nya benar-benar berniat untuk bertakwa dan mendekatkan diri pada Tuhan, pasti Allah SWT akan tetap memberikan jalan keluar bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa atau yang bertekad mendekatkan diri kepada-Nya.

HM Quraish Shihab lalu mengutip Alquran surah al-Thalaq (65) ayat 2 yang artinya, “Siapa yang bertakwa kepada Allah, Dia akan memberinya jalan keluar dan menganugerahkan kepadanya dari sumber yang tidak dapat diduganya.” (QS al-Thalaq [65]: 2).

Lebih lanjut Quraisy mengatakan, satu usaha yang bisa dilakukan untuk keluar dari penyakit homoseksual tersebut adalah mengingat hubungan yang demikian dapat mengakibatkan terjangkit penyakit AIDS. “Bunuh diri bukanlah jalan keluar. Ini sama saja dengan menutupi dosa dengan dosa yang lebih besar,” tulisnya.. klik

elbowisblack.wordpress.com


Gambar

  1. SAYYIDI SYEKH ABDUL AZIS KHALIFAH THARIQAH AT TIJANIYAH ( Condet Gang Buluh Jakarta Selatan)
  2. SYARIFAH SALMA BINTI HUSEIN AL-AYDRUS
  3. MBAH PANGERAN SYARIF (DATUK BANJIR) BIN SYEIKH ABDURROHMAN (LUBANG BUAYA)
  4. AL-HABIB UMAR BIN MUHAMMAD BIN HASAN BIN HUD AL-ATHOS (Al-Khaerot)
  5. AL-HABIB ‘ALI BIN HUSEIN AL-ATHOS (Al-Hawi)
  6. AL-HABIB AHMAD BIN ABDULLAH BIN HASAN AL-ATHOS (Al-Khaerot)
  7. AL-HABIB ‘IDRUS BIN HUSEIN AL-HAMID AL-KHOIROT (Kramat Al-Khaerot)
  8. PANGERAN JAYAKARTA BIN PANGERAN SUNGRASA WIJAYA KARTA BIN TUBAGUS ANGKE (Klender)
  9. PANGERAN LAHUT (Klender)
  10. PANGERAN SEGIRI BIN SULTAN AGUNG TIRTAYASA (Klender)
  11. PANGERAN SURYA (KLENDER)
  12. RATU ROFIAH (KLENDER)
  13. SYEIKH KOMPI UBAN (KRAMAT CIPINANG)
  14. SYEIKH DATUK GEONG (KRAMAT JATI)
  15. SYEIKH DATUK BANJAR (KRAMAT JATI)
  16. KYAI QOSIM BIN KYAI TOHIR (PULO)
  17. AL-HABIB UMAR (KRAMAT KOMPI MAS SEMPER)
  18. AL-HABIB MUHAMMAD SYARIF BIN ALWI BIN HASAN BIN ALI ASSEGAF (KOMPI JENGGOT)
  19. SYEIKH KOMPI TIMUR (KRAMAT SUNTER)
  20. SYEIKH KOMPI BARAT (KRAMAT SUNTER)
  21. SYEIKH KOMPI RESO (KRAMAT SUNTER)
  22. SYEIKH KOMPI PENGANTIN (KRAMAT YOS SUDARSO)
  23. AL-HABIB SYARIF BIN ‘ALI BIN HUSEIN BIN UTSMAN (CUCU SUNAN GUNUNG JATI 19, KRAMAT MENGKOK) SEMPER
  24. SAYYID ALI (KRAMAT BATU TIMBUL/TUMBUH SEMPER)
  25. PANGERAN PUGER BIN MUHAMMAD BIN SULTAN HASANUDIN (KRAMAT DEWA KEMBAR)
  26. AL-HABIB SALIM BIN SYEIKH ABU BAKAR (DEWA KEMBAR)
  27. AL-HABIB SAYYID HUSEIN BIN HASAN BIN SYEIKH ABU BAKAR (KRAMAT DEWA KEMBAR)
  28. AL-HABIB ‘ALI BIN AHMAD ABDULLOH AL-HABSYI/MBAH SAYYID ARELI DATO KEMBANG (KRAMAT ANCOL)
  29. SYARIFAH ENENG (KRAMAT ANCOL)
  30. AL-HABIB HANUN BIN SYEIKH ABU BAKAR (KRAMAT ANCOL)
  31. HABABAH SYARIFAH REGOAN BINTI HANUN BINTI SYEIKH ABU BAKAR (KRAMAT ANCOL)
  32. AL-HABIB HASAN BIN MUHAMMAD AL-HADDAD (MBAH PRIUK)
  33. AL-HABIB SYARIF MUHSIN BIN ‘ALI BIN ISHAQ BIN YAHYA (KRAMAT CILINCING)
  34. AL-HABIB SYEIKH ABDUL HALIM BIN YAHYA (KRAMAT AL-ALAM MARUNDA)
  35. AL-HABIB MUHAMMAD BIN UMAR AL-QUDSY (KRAMAT KAMPUNG BANDAN)
  36. AL-HABIB ‘ALI BIN ABDURROHMAN BA’ALAWY (KRAMAT KAMPUNG BANDAN)
  37. AL-HABIB ABDURROHMAN BIN ALWI ASSATIRI (KRAMAT KAMPUNG BANDAN)
  38. SYARIFAH FATIMAH KECIL BINTI HUSEIN AL-AYDRUS (KRAMAT PEKOJAN)
  39. AL-HABIB HUSEIN BIN ABU BAKAR AL-AYDRUS (KRAMAT LUAR BATANG)
  40. AL-HABIB MUHAMMAD BIN SYEIKH BIN HUSEIN AL-BAHAR (KRAMAT TUNGGAK)
  41. MU’ALLIM SYAFI’I HADZAMI BIN SHOLEH RO’IDI (KEBAYORAN)
  42. AL-HABIB UTSMAN BIN ABDULLOH BIN AQIL BIN YAHYA BIN AL’ALAWY (PONDOK BAMBU)
  43. PANGERAN SYARIF HAMID AL-QODRI BIN AL-HABIB SULTON SYARIF ABDUL ROHMAN AL-QODRY BIN MAULANA SYARIF HUSEIN (KRAMAT ANGKE)
  44. SYARIFAH AMINAH BINTI PANGERAN SYARIF HUSEIN AL-HABSYI (KRAMAT ANGKE)
  45. AL-HABIB SHOLEH AL-HABSYI (KRAMAT ANGKE)
  46. KOMPI NA SYEIKH (KRAMAT ANGKE)
  47. SYEIKH JA’FAR (KRAMAT ANGKE)
  48. SYEIKH LIONG (KRAMAT ANGKE)
  49. SYARIFAH MARIAM (KRAMAT ANGKE)
  50. PANGERAN TUBAGUS ANJANI (KRAMAT ANGKE)
  51. AL-HABIB SAYYID ABU BAKAR BIN SAYYID ALWI BAHSAN JAMALULLAIL (KRAMAT MANGGA DUA)
  52. AL-HABIB ALWI BIN AHMAD JAMALULLAIL (KRAMAT MANGGA DUA)
  53. AL-HABIB ABU BAKAR BIN ABDULLOH AL-AYDRUS (KRAMAT WACUNG)
  54. SYARIFAH HUDZAIFAH BINTI ABDULLOH AL-AYDRUS (KRAMAT WACUNG)
  55. PANGERAN WIJAYA KUSUMA (KRAMAT KEDOYA)
  56. PANGERAN PAPAK ADIPATI TANJUNG JAYA (KRAMAT PEDONGKELAN)
  57. AL-HABIB UMAR BIN HAMID BIN HASAN BIN ABDULLOH BIN AHMAD BIIN HASAN BIN
  58. SHOHIBUL ROTIB AL-HADDAD (KRAMAT PESING)
  59. AL-HABIB ABBAS BIN ABU BAKAR BIN HUSEIN BIN AHMAD BIN ABDULLOH AL-AYDRUS (KRAMAT RAYA BOKOR)
  60. AL-HABIB UTSMAN BIN MUHAMMAD BIN AHMAD BANAHSAN (KRAMAT ABIDIN)
  61. AL-HABIB UMAR BIN UTSMAN BIN MUHAMMAD BANAHSAN (KRAMAT ABIDIN)
  62. SHOHIBUL KAROMAH WAL BAROKAH AL-HABIB ABU BAKAR BIN ALWI BIN ABDULLOH AL-AYDRUS (KRAMAT ABIDIN PONDOK BAMBU)
  63. SAYYID HABIB HUSEIN BIN UMAR BIN ‘ALI BIN SYAHAB (KRAMAT PECENONGAN)
  64. AL-HABIB ALI BIN SHOLEH ABDURROHMAN AL-QODRY RADEN ATENG KERTADRIA (KRAMAT JAYAKARTA)
  65. AL-HABABAH SYARIFAH FATHIMAH (KRAMAT SAWAH BESAR)
  66. AL-HABIB HASAN BIN ‘IDRUS AL-BAHAR (KRAMAT SALEMBA)
  67. AL-HABIB ABDUL QODIR BIN MUHAMMAD AL-BAHAR (KRAMAT SALEMBA)
  68. AL-HABIB UMAR BIN ‘IDRUS AL-BAHAR (KRAMAT SALEMBA)
  69. AL-HABIB ‘ALI BIN ABDURROHMAN AL-HABSYI (KWITANG)
  70. AL-HABIB MUHAMMAD BIN ‘ALI BIN ABDURROHMAN AL-HABSYI KWITANG
  71. SYARIFAH NI’MAH BINTI ZEIN BIN AHMAD BIN SYAHAB (KWITANG)
  72. AL-HABIB ABDURROHMAN BIN ABDULLOH AL-HABSYI (KRAMAT CIKINI)
  73. SYARIFAH AL-HABSYI (KRAMAT CIKINI)
  74. SYEIKH UPU DAENG H.ARIF UDIN (KRAMAT SENEN, WAFAT TAHUN 17)
  75. AL-HABIB ZEIN BIN MUHAMMAD AL-HADDAD (KRAMAT PRIUK)
  76. AL-HABIB AHMAD ZEIN AL-HADDAD (KRAMAT PRIUK)
  77. AL-HABIB ‘ALI BIN ZEIN AL-HADDAD (KRAMAT PRIUK)
  78. AL-HABIB UMAR BIN JA’FAR AL-HADDAD (PASAR MINGGU)
  79. AL-HABIB ‘ALI BIN HASAN BIN UMAR AL-HADDAD (PASAR MINGGU)
  80. AL-HABIB THOHA BIN JA’FAR AL-HADDAD (PASAR MINGGU)
  81. AL-HABIB ABDURROHMAN BIN HASAN BIN SHAHAB (KALIBATA)
  82. AL-HABIB ABDULLOH BIN JA’FAR BIN THOHA AL-HADDAD (KALIBATA)
  83. AL-HABIB AHMAD BIN ‘ALWI BIN AHMAD BIN HASAN BIN ‘ABDULLOH AL-HADDAD / HABIB KUNCUNG (KALIBATA)
  84. AL-HABIB ABDULLOH BIN JA’FAR BIN THOHA AL-HADDAD (KALIBATA)
  85. AL-HABIB ABDULLOH BIN HUSEIN ASSAMI AL-ATHOS
  86. AL-HABIB THOHA BIN MUHAMMAD BIN ABDULLOH BIN JA’FAR BIN THOHA BIN ABDULLOH BIN THOHA BIN UMAR BIN ALWI AL-HADDAD (KALIBATA)
  87. SYEIKH RAHMATULLOH (KEBAYORAN)
  88. DATUK BIRU (KRAMAT RAWA BANGKE)
  89. AL-HABIB ZEIN BIN ABDULLOH AL-AYDRUS (AL-HAWI)
  90. AL-HABIB SALIM BIN JINDAN (AL-HAWI)
  91. WAN SYARIFAH FATHIMAH BINTI ABDULLOH AL’AIDID (KRAMAT PETOGOGAN)
  92. AL-HABIB ‘ALI BIN AHMAD BIN ZEIN AL’AIDID (KRAMAT PULAU PANGGANG, KECAMATAN PULAU SERIBU, JAKARTA / KRAMAT TIMUR)
  93. AL-HABIB HUSEIN BIN AQIL BIN AHMAD BIN SOFI ASSEGAF (KRAMAT BARAT PULAU PANGGANG)
  94. AL-HABIB MUSTOFA BIN IDRUS BIN HASAN AL-BAHAR (KRAMAT LUBANG BUAYA)
  95. SAYYID AHMAD BIN HAMZAH AL-ATHOS (KRAMAT PEKOJAN)
  96. AL-HABIB ZEIN BIN MUHAMMAD AL-HADDAD (KRAMAT PRIUK)
  97. AL-HABIB AHMAD ZEIN AL-HADDAD (KRAMAT PRIUK)
  98. AL-HABIB ‘ALI BIN ZEIN ALHADDAD (KRAMAT PRIUK)
  99. AL-HABIB MUHAMMAD BIN ABDUL QODIR AL-HADDAD (KRAMAT PRIUK)
  100. AL-HABIB SALIM BIN THOHA JA’FAR AL-HADDAD (PASAR MINGGU)
  101. AL-HABIB UMAR BIN JA’FAR AL-HADDAD (PASAR MINGGU)
  102. AL-HABIB ‘ALI BIN HASAN BIN UMAR AL-HADDAD (PASAR MINGGU)
  103. RA KANJENG ADIPATI DALAM NEGERI 1 SOSRODININGRAT (KRAMAT JAYAKARTA)
  104. RA AJENG SULARTI (KRAMAT JAYAKARTA)
  105. SYEIKH MANSYUR (KRAMAT LIO-PASAR PAGI)
  106. HABIB ALWI BIN HUSEIN AL-HABSYI (KRAMAT PEDAENGAN-CAKUNG)
  107. HABIB MUHAMMAD BIN ALWI AL-HABSYI (KRAMAT PEDAENGAN-CAKUNG)
  108. PANGERAN USMAN (KRAMAT PEDAENGAN-CAKUNG)
  109. AL-HABIB SALIM BIN ABDULLOH AL-QODRY / PANGERAN SALIM (KRAMAT PULO GEBANG
  110. AL-HABIB HUSEIN BIN MUHSIN AL-AYDRU
  111. MBAH SAPU JAGAT ( Kampus Ui Jakarta Selatan) .

 

Jika kurang lengkap, mohon ma’af..mohon untuk dilengkapi