COMPILATION OF BIBLE

Posted: Agustus 3, 2011 in Filsafat, ISLAM, Khazanah, sharing n completed, Warning

Sebelum kita meneliti secara cermat versi Bibel yang beraneka itu, marilah terlebih dahulu kita jelaskan keyakinan kita terhadap kitab-kitab Allah. Disaat mengatakan bahwa kita mengimani Taurat, Zabur, Injil dan al-Qur’an, apa sebenarnya maksud kita? Kita telah menyadari bahwa al-Qur’an adalah wahyu Allah yang paling sempurna. disampaikan kepada nabi akhir zaman Muhammad SAW. Kata demi kata dengan perantaraan malaikat Jibril, dan dijaga serta dijamin kemurniannya dari segala campur tangan (penambahan, penguranagn aatu perubahan) manusia selamanya. Bahkan Sir William Muir, seorang pengkritik Islam yang paling gigih pun berdecak kagum atas kemurnian al-Qur’an dengan menyatakan :

There is probably in the world no other book which has remined twelve centuries with so pure a text.(Mungkin tidak ada kitab lain di dunia ini yang tetap murni selam dua belas abad)-sekarang sudah berusia 14 abad.

Kitab Taurat yang diimani oleh orang Islam bukanlah Taurat yang dipegang oleh orang Yahudi dan Kristen sekarang. Kita percaya bahwa segala yang diajarakan oleh nabi Musa as kepada uamtnya (bangsa Israel) adalah wahyu Allah yang Maha Besar. Tetapi nabi Musa bukanlah penulis kitab Taurat yang diajarkan oleh orang Yahudi dan Kristen sekarang ini.

Begitu pula, kita percaya bahwa kitab Zabur itu wahyu Allah yang disampaikan kepada Nabi Daud as. Tetapi Mazmur (Psalm) yang terdapat dalam Biblr dewasa ini bukanlah kitab Zabur wahyu Allah. Umat Kristen sendiri tidak yakin kalau yang menulis Mazmur itu nabi Daud.

Bagaimana dengan Injil atau Bible? Injil mempunyai makna  berita bahagia atau kabar gembira yang diajarkan oleh Yesus selama hidupnya yang singkat. Para penulis Injil menyatakan bahwa Yesus berkeliling mengajarkan Injil.

Demikianlah Yesus berkeliling kesemua kota dan desa mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil kerajaan sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. (Matius 9:35)

Karena barang siapa yang mau menyelamatkan nyawanya ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barang siapa yang kehilangan nyawanya karena Aku dan Injil, Ia akan menyelamatkannya. (Markus 8:45)

Pada suatu hari ketika Yesus menagajar orang-orang banyak di Bait Allah dan memberitakan Injil, datanglah Imam-Imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta tua-tua ke situ. (Lukas 20:1)

Injil merupakn kata-kata yang berulang kali disebutkan dalam Bible. Tetapi Injil Manakah yang diajarkn oleh Yesus? Dalam ke-27 kitab Perjanjian Baru, hanya terdapat sedikit kutipan yang dapat diterima sebagai ucapan Yesus. Umat Kristen membanggakan Injil karangan Matius, Markus, Lukas, dan Yohannes. Tetapi kita belum pernah menemukan sebuah kitab Injil karangan Yesus. Kita semua percaya bahwa segala yang diajarkan oleh Yesus berasal dari Allah. Itulah Injil, berita gembira dan petunjuk Allah bagi bangsa Israel. Selama hidupnya Yesus tidak pernah menuliskan ajarannya, juga tidak pernah menyuruh orang lain untuk menulisnya. Kitab Injil yang beredar sekarang ini hanyalah hasil karya orang yang tidak dikenal.

Pertanyaan yang menghadang kita adalah:

Apakah anda mempercayai Bible sebagai firman Allah?

Pertanyaan ini terlontar dengan nada penuh tantangan. Sang penanya tersebut bukanlah bermaksud untuk mencari kebenaran. Pertanyaan itu muncul dalam suatu perdebatan. Dengan demikian kita juga berhak untuk balik bertanya, Bible manakah yang anda maksudkan? Sang penanya dengan ngotot akan menjawab: Mengapa? kan hanya ada satu Bible?.

BIBLE KATHOLIK

Sambil memegang Douay, Bible versi Katholik Roma, saya bertanya Apakah anda mempercayai Bible ini? Perlu anda ketahui, The Catholik Truth Society menerbitkan Bible ini dalam versi sangat pendek dan singkat. Versi ini isinya sangat sedikit bila dibanding dengan versi-versi lainnya.

Bible apa itu ? Penanya Kristen balik bertanya.

Mengapa? Kan tadi anda bilang bahwa hanya ada satu Bible! Saya mengingatkan di, sambil tersenyum mendengarkan pertanyaan yang lucu itu?.

y..a.. Gumamnya ragu-ragu. Lalu dia bertanya :  Tetapi versi apa Bible yang anda pegang itu ?

Mengapa, apa Bible ini ada bedanya bagi saudara ? Tanya saya.

“Ya…!tentu saja ada bedanya”. Para pendeta pun menyadari hal ini

Ternyata, pernyataan mereka tentang  satu Bible  hanyalah omong kosong dan bualan murahan.

Bible Katholik Roma diterbitkan di Rheims tahun 1582 berasal dari terjemahan Bible Jerome, dan diterbitkan di Douay tahun1 1609. dengan demikian, Bible RCV (Roman Catholic Version) adalah versi tertua yang dapat kita beli sekarang ini. Lucunya, Bible ini ditolak oleh seluruh gereja Protestan dan sekte-sekte lainnya seperti Advent hari Ketujuh, saksi Yehovah dan lain-lain. Bible ini dianggap oleh mereka mengandung tujuh kitab yang sangat diragukan kebenarannya. Walaupun peringatan keras telah ditulis dalam kitab suci mereka yang berbunyi :

Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengarkan nubuat dari kitab ini. Jika seorang menambahkan sesuatau kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis didalam kitab ini. Dan jikalau seseorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagianya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini. (Wahyu 22:18-19)

Tetapi siapa yang perduli! Toh mereka tidak benar-benar meyakininya. Orang-orang Protestan dengan sangat berani telah membuang tujuh kitab yang dianggap suci oleh orang Katolik. Kitab yang ditolak itu adalah : Kitab Yudit, Kitab Tobias, Kitab Barukh, Kitab Ester, dan lain-lain.

 

BIBLE PROTESTAN

Sir Winston Churchill pernah mengkritik Bible milik Protestan The Authorished Version (AV) atau lebih dikenal dengan sebutan King James Version (KJV) sebagai berikut :

The Authorised version of the Bible was published in 1611 by the will and command of his majesty king James the 1st whose name it bears till today. (Bible The Authorised Version diterbitkan yahun 1611 atas kemauan dan perintah yang mulia Raja James I yang namanya tetap dikenang sampai sekarang).

Setelah penerbitannya yang pertama tahun 1611, pada tahun 1881 Bible ini direvisi ulang dan diberi nama The Revised Version (RV). Tahun 1952 Bible ini direvisi ulang dan diberi nama The Revised Standard Version (RSV), yang kemudian direvisi ulang tahun 1971. Marilah kita lihat bagaiman sikap dunia Kristen terhadap Bible Revised Standard Version ini:

The finest version which has been produced in the present century. ( Church of England Newspaper)- Versi terbaik yang dihasilkan abad ini.

A completely fresh translation by scholars of the highest eminence. (Time Library Supplement) -Sebuah terjemahan yang benar-benar segar dan hidup yang ditulis oleh para ilmuwan.

The well-loved characteristics of the Authorised Version combined with a new accuracy of translation. (Life and work) -Karakter yang sangat baik dari Authorised Version digabung denagn terjemahan yang sangat akurat.

The most accurate and close rendering of the original. (The Times) -Bible yang paling akurat dan mendekati keasliannya.

Penerbitnya sendiri (Collins) pada pengantarnya dihalaman 10 mengatakan:This Bible (RSV) is the product of thirtytwo scholars, asisted by an advisory committe representing fifty cooperating denomination. (Bible ini-RSV-merupaakn hasil karya 32 ahli yang dibantu oleh dewan penasehat beranggotakan wakil-wakil dari 50 sekte kristen lainnya.

Untuk apa bualan seperti ini? Apa untuk memikat agar masyarakat yang mudah tertipu berbondong-bondong membelinya? Semua pernyataan diatas bertujuan untuk meyakinkan para pembelinya, bahwa mereka telah mengambil kuda tunggangan yang paling tepat, dengan menumbuhkan sedikit keyakinan bahwa mereka akan diikutsertakan dalam pacuan kuda.

 

THE BEST SELLER BIBLE (BIBLE TERLARIS)

 

Lalu bagaimana pula dengan The Auhthorised Version yang merupakan the best seller book?. Para perevisinya (salesman-salesman profesional) pada kata pengantarnya dihalaman iii paragraf keenam mengatakan :

The King James Version has with good reason been termed the Noblest Monument Of English Prose. Its revisers in 1881 expressed admiration for its simplicity, its dignity, its power, its happy turns of expression……the music of its cadences, and the felicities of its rhythm. It entered, as no other book has, into the making of the personal character and the public institutions of the English speaking peoples. We owe to it an inalculable debt. (The King James Version berdasarkan alasan-alasan yang baik, telah dinobatkan menjadi karya monumental kesusasteraan Inggris. Pada tahun 1881 para perevisinya telah mengundang kekaguman atas kesederhanaannya, kedalamannya, kekuatannya, ekspresinya yang segar…dan logat iramanya. Itu semua telah membawanya kedalam pembentukan pribadi dan lembaga sosial yang berbahasa Inggris).

Para pembaca yang budiman dapatkah anda menyusun suatu pujian melebihi semua yang tertulis diatas?. Saya sendiri tidak mampu. Namun sungguh mengherankan, setelah memuji setinggi langit, pada halaman yang sama mereka berbalik menyerang The King James Version pada paragraf berikutnya sebagai berikut:

Yet The King James Version has grave defects. And that these defects are so many and so seriosly as to call for revision. (Namun The King James Version ternyata mengandung banyak kesalahan yang sangat mendasar. Kesalahan itu jumlahnya amat banyak dan sangat serius, sehingga perlu adanya revisi).

Dapatkah anda mengikuti jalan pikiran seperti itu? Sekarang sejumlah doktor Teologi sedang dikumpulkan untuk menyusun ensiklopedi yang akan menjelaskan penyebab timbulnya kesalahan yang besar dan serius itu, dan alasan mengapa mereka harus memperbaiki kesalahan itu. klik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s