Arsip untuk Maret 4, 2011


Anda dapat mendownload Tafsir Ibnu Katsir pada halaman ini paling bawah, Untuk sejarah Beliau saya paparkan dari wikipedia sebagai berikut.

Ibnu Katsir adalah seorang pemikir dan ulama Muslim. Beliau lahir pada tahun 1301 di Busra, Suriah dan wafat pada tahun 1372 di Damaskus, Suriah. Tercatat, guru pertamanya adalah Burhanuddin al-Fazari, seorang ulama penganut mazhab Syafi’i. Ia berguru kepada Ibnu Taymiyyah di Damaskus, Suriah dan kepada Ibnu al-Qayyim. Ibnu Katsir menulis tafsir Qur’an yang terkenal yang bernama Tafsir ibnu Katsir. Hingga kini, tafsir ini merupakan yang paling sering digunakan dalam dunia Islam.

Ia mendapat arahan dari ahli hadis terkemuka di Suriah, Jamaluddin al-Mizzi, yang di kemudian hari menjadi mertuanya. Tak tanggung-tanggung, ia pun sempat mendengar langsung hadis dari ulama-ulama Hejaz serta memperoleh ijazah dari Al-Wani.

Tidak hanya sebagai guru, ia pun banyak menulis kitab ilmu hadis. Di antaranya yang terkenal adalah :

1. Jami al-Masanid wa as-Sunan (Kitab Penghimpun Musnad dan Sunan) sebanyak delapan jilid, berisi nama-nama sahabat yang banyak meriwayatkan hadis;
2. Al-Kutub as-Sittah (Kitab-kitab Hadis yang Enam) yakni suatu karya hadis;
3. At-Takmilah fi Mar’ifat as-Sigat wa ad-Dhua’fa wa al-Mujahal (Pelengkap dalam Mengetahui Perawi-perawi yang Dipercaya, Lemah dan Kurang Dikenal);
4. Al-Mukhtasar (Ringkasan) merupakan ringkasan dari Muqaddimmah-nya Ibn Salah; dan
5. Adillah at-Tanbih li Ulum al-Hadits (Buku tentang ilmu hadis) atau lebih dikenal dengan nama Al-Ba’its al-Hadits.

Tahun 1366 diangkatlah Ibnu Katsir menjadi guru besar oleh Gubernur Mankali Bugha di Masjid Ummayah Damaskus. Ia memiliki metode sendiri dalam bidang ini, yakni tafsir yang paling benar adalah ; tafsir Alquran dengan Alquran sendiri; bila penafsiran Alquran dengan Alquran tidak didapatkan, maka Alquran harus ditafsirkan dengan hadis Nabi Muhammad SAW–menurut Alquran sendiri, Nabi memang diperintahkan untuk menerangkan isi Alquran; jika yang kedua tidak didapatkan, maka Alquran harus ditafsirkan oleh pendapat para sahabat karena merekalah orang yang paling mengetahui konteks sosial turunnya Alquran; jika yang ketiga juga tidak didapatkan, maka pendapat dari para tabiin dapat diambil.

Salah satu karyanya yang terkenal dalam ilmu tafsir adalah yang berjudul :

1. Tafsir Alquran al-Karim sebanyak 10 jilid. Kitab ini masih menjadi bahan rujukan sampai sekarang karena pengaruhnya yang begitu besar dalam bidang keagamaan. Di samping itu, ia juga menulis buku
2. Fada’il Alquran (Keutamaan Alquran), berisi ringkasan sejarah Alquran.

Bidang ilmu sejarah juga dikuasainya. Beberapa karya Ibn Katsir dalam ilmu sejarah ini antara lain :

1. Al-Bidayah wa an Nihayah (Permulaan adn Akhir) sebanyak 14 jilid,
2. Al-Fusul fi Sirah ar-Rasul (Uraian Mengenai Sejarah Rasul), dan
3. Tabaqat asy-Syafi’iyah (Peringkat-peringkat Ulama Mazhab Syafii).

Kitab sejarahnya yang dianggap paling penting dan terkenal adalah judul yang pertama. Ada dua bagian besar sejarah yang tertuang menurut buku tersebut, yakni sejarah kuno yang menuturkan mulai dari riwayat penciptaan hingga masa kenabian Rasulullah SAW dan sejarah Islam mulai dari periode dakwah Nabi ke Makkah hingga pertengahan abad ke-8 H. Kejadian yang berlangsung setelah hijrah disusun berdasarkan tahun kejadian tersebut. Tercatat, kitab Al-Bidayah wa an-Nihayah merupakan sumber primer terutama untuk sejarah Dinasti Mamluk di Mesir. Dan karenanya kitab ini seringkali dijadikan bahan rujukan dalam penulisan sejarah Islam.

Sementara dalam ilmu fikih, tak ada yang meragukan keahliannya. Bahkan, oleh para penguasa, ia kerap dimintakan pendapat menyangkut persoalan-persoalan tata pemerintahan dan kemasyarakat yang terjadi kala itu. Misalnya saja saat pengesahan keputusan tentang pemberantasan korupsi tahun 1358 serta upaya rekonsiliasi setelah perang saudara atau peristiwa Pemberontakan Baydamur (1361) dan dalam menyerukan jihad (1368-1369). Selain itu, beliau menulis buku terkait bidang fikih didasarkan pada Alquran dan hadis. Ulama ini meninggal dunia tidak lama setelah ia menyusun kitab Al-Ijtihad fi Talab al-Jihad (Ijtihad Dalam Mencari Jihad) dan dikebumikan di samping makam gurunya, Ibnu Taimiyah.

Tafsir Ibnu Katsir

Jilid Pertama

Bag. 1 [Juz 1]

Bag. 2 [Juz 2]

Bag. 3 [Juz 3]

Bag.4 [Juz 4]

Bag.5 [Juz 5]

Bagi.6 [Juz 6]

 


sebenernya ini artikel lama….tapi buat warning aja…kalo sekarang yg nge TREND adalah ajaran “KASIH”….
karena 3G, trus yang dibawah ini sudah ketahuan BULLSHIT nya….yang penting baca aja deh buat share yak….:)

Tiga Serangkai Musuh Islam—> Kristenisasi,Orientalisme dan Penjajahan menjadi tiga serangkai, yang tidak dapat dipisahkan (Tiga ? in Satu/trinitas). Masing-masing mempunyai tugas untuk menghancurkan umat Islam.

Kristenisasi—–> bertugas untuk merusak aqidah

Orientalisme—> memporak-porandakan pemikiran Islam

Penjajahan.—-> melumpuhkan fisik.

“Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir tidak menyukai. (Q.S. At-Taubah 32)”

Kristenisasi

Tujuan utama missionaris Zending adalah menyeret orang-orang Islam ke Kristen. Jika hal itu sulit dilakukan, maka akan ditempuh dengan upaya bagaimana cara mengaburkan pengertian Islam bagi kaum muslimin.

Misionaris bertindak sebagai antek-antek dan mata-mata penjajah Barat demi merusak kesatuan Islam. Tujuan itu diperjelas oleh Pendeta Simon, bahwa misionaris adalah faktor penting sebagai penghancur kekuatan persatuan umat Islam.

Negara yang pertama kali mengembangkan kristenisasi adalah Belanda, nah Belandalah yang pernah menjajah Indonesia dan memecah Jawa menjadi kawasan-kawasan yang dibangun untuk gereja dan sekolahan. Kemudian langkah tersebut diikuti oleh negara Eropa lainnya.

Memperkosa dan Memurtadkan Kejahatan kristenisasi itu, kini dilengkapi dengan kenyataan kristenisasi yang sangat menghina umat Islam, yaitu memperkosa muslimah murid Madrasah Aliyah di Padang yang selanjutnya dimurtadkan.

Khairiyah Enisnawati alias Wawah (17 thn) pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Gunung Pangilun, Padang, Sumatera Barat adalah salah satu dari 500 orang Minang yang dimurtadkan. Gadis berjilbab itu diculik, diperkosa dan dipaksa keluar dari agamanya lewat misi rahasia yang dijalankan sekelompok orang Kristen, di rumah Salmon seorang Jemaat Gereja Protestan di Jl. Bagindo Aziz Chan, Padang tempat memaksa Wawah untuk membuka jilbab dan masuk Kristen.

Gereja itu dipimpin Pendeta Willy, sedang Salmon adalah jemaat yang juga karyawan PDAM Padang. Dengan aneka kelicikan, kebrutalan dan bahkan pemerkosaan seperti tersebut di atas, jumlah orang Kristen di Indonesia makin menanjak secara drastic. Dari hanya 2,8% pada tahun 1931 menjadi 7,4% pada 1971 dan hampir 10% pada 1990.

Kebrutalan dan kebiadaban mereka itu menimbulakan aneka konflik pula secara bertubi-tubi. Diantaranya:

  • kerusuhan antara Muslimin dan Nasrani di Dili Timor Timur (1994),
  • Maumere NTT (1995),
  • Surabaya dan Situbondo Jatim (1996),
  • Tasikmalaya (1997),
  • Ketapang dan Kupang, serta Ambon dan Sambas (1999).

(Ibid. hal 4)

Pertemuan 300 pimpinan gereja dari 50 negara di Singapura, Januari 1989, kemudian pada 6 Januari 1991 dilancarkan apa yang disebut Dekade Evangelisasi, yakni “Manifestasi Kristus kepada gentiles (non Kristen)”. Berdasarkan interpelasi angka Gereja dari 5.100.000.000 penduduk dunia dewasa ini, orang Kristen berjumlah 1.665.000.000. Berarti ada sekitar 3.435.000.000 penduduk dunia yang harus dikristenkan, menurut mereka.
(Media Dakwah, Agustus 1999, hal. 16)

Dari memperkosa muslimah lalu memurtadkan, sampai mengamen di bus-bus kota dengan lagu Gerejani telah mereka gencarkan.

Orientalisme

Blachere pernah bekerja pada Departemen Luar Negeri Prancis sebagai staf ahli utk urusan Arab dan umat Islam. Alfred Guillaume orientalis Inggris yg sangat fanatik memusuhi Islam penulis buku Al-Islam. Pemikiran dan Doktrin-doktrinnya Pertama Motivasi Orientalisme

1.       Motivasi Agama Motivasi agamalah yg melatarbelakangi pertumbuhan orientalisme yg berlangsung begitu lama. Sasaran-sasaran gerakan orientalisme antara lain :

  • menumbuhkan keragu-raguan terhadap keyakinan umat atas kerasulan Muhammad saw. dan menganggap hadis Nabi sebagai perbuatan umat Islam selama tiga abad pertama;
  • menumbuhkan keraguan terhadap kebenaran Alquran dan memutarbalikannya;
  • memperkecil nilai fikih Islam dan menganggapnya sebagai adopsi dari hukum Romawi;
  • memojokkan bahasa Arab dan menjauhkannya dari ilmu pengetahuan yg semakin berkembang;
  • menampilkan Islam kepada sumber Yahudi dan Nasrani;
  • dan mengkristenkan umat Islam.

2.       Motifasi Ekonomi dan Penjajahan Lembaga-lembaga keuangan perusahaan-perusahaan raksasa dan pihak pemerintah sendiri telah mengeluarkan biaya sangat besar utk para penelitei dalam rangka mengenal lbh jauh kondisi negara-negara Islam melalui laporan lengkap mereka. Penelitian tersebut sangat digalakkan terutama pada masa sebelum penjajahan Barat dalam abad ke-19 dan ke-20 M.

3.       Motivasi Politik -Melemahkan semangat ukhuwah islamiah dan memecah-belah umat agar mudah dikuasai.-Menghidupkan bahasa Arab ‘amiyyah dan mengkaji adat istiadat yg berlaku. -Para pegawai di negara-negara diarahkan utk mempelajari bahasa asing agar memahami seni dan agama penjajah tujuannya agar mereka mudah dipengaruhi dan dikuasai.

4.       Motivasi Keilmuan Sebagian orientalis ada yg mengarahkan peneliteian dan analisisnya semata-mata utk pengetahuan. Sebagian yg lain ada yg sampai kepada esensi Islam dan bahkan masuk Islam seperti Thomas Arnold yg telah mempunyai andil dalam menyadarkan kaum muslimin dgn bukunya The Preaching in Islam dan Dinet yg telah masuk Islam dan tinggal di Aljazair. Ia menulis buku Sinar Khusus Cahaya Islam. Ia meninggal di Prancis dan di kubur di Aljazair. Kedua Karya Tulis Orientalis yg Penting –Sejarah Kesusastraan Arab Carl Brockelman

Orientalisme Mengabdi Penjajah

Carl Heinrich Becker (meninggal tahun 1933 M) adalah pendiri majalah Islam di Jerman. Ia melakukan kajian tentang Timur untuk kepentingan penjajahan di Afrika.

Barthold (meninggal tahun 1930 M), pendiri majalah The Muslim World Rusia, melakukan penelitian untuk kepentingan Rusia di Asia Tengah.

Snouck Horgronje dari Belanda (1857—1936) pernah datang ke Makkah tahun 1884 dengan nama Abdulghaffar. Ia tinggal di Makkah selama kurang lebih setengah tahun. Kemudian kembali dengan sejumlah la.poran untuk kepentingan penjajahan di dunia Islam bagian Timur. Sebelumnya ia pernah tinggal di Indonesia selama 17 tahun.

Lembaga bahasa-bahasa Timur di Paris, didirikan tahun 1885 M, bertugas sebagai pengumpul data dan informasi tentang negara-negara Timur dan Timur Jauh untuk memudahkan penjajah menancapkan kukunya di kawasan-kawasan tersebut.

Penjajah

Umat Islam sering menyebut negara-negara Barat perusak agama Islam sebab mereka bekas penjajah. Bahkan aktivitas dan kajian keilmuan Barat terhadap timur (orient) juga tak luput dikecam, sebagai upaya menghancurkan Islam.

Barat memang menjajah negara-negara Timur dan Asia. Hampir tak ada negara Timur yang bebas dijajah Barat. Harus diakui juga kajian orientalis terhadap Timur-Islam masuk bagian dari misi kristenisasi.

Para pakar dan akademisi Barat berbalik menkaji Timur-Islam setelah kalah dalam perang salib.
————————————————————————–

Maka benar dan terbuktilah firman Allah swt:

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: `Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)`. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Q.S. Al-Baqarah 120).”

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGKAJIAN ISLAM (LPPI) Masjid Al-Ihsan Lt. III Proyek Pasar Rumput Jakarta 12970

Rujukan:
1. Muallaf Meluruskan Pendeta, H. Insan L.s. Mokoginta, Yayasan Muhtadin, Jakarta, 1998
2. Muallaf Membimbing Pendeta ke Surga, H. Insan L.S. Mokoginta, Yayasan Muhtadin, Jakarta, 1998
3. Pendeta menghujat, Muallaf meralat, H. Insan L.s. Mokoginta, FAKTA, Jakarta, 1999
4. Islam dan Kristen di Indonesia, M. Natsir, Media Dakwah


Ilmu agama tidak diperlukan untuk menjelaskan penciptaan alam semesta. Dalil pengetahuanlah yang bisa menjelaskan terjadinya jagat raya, tanpa campur tangan Tuhan. Demikian pernyataan kontroversial terbaru dari ilmuwan kontroversial Stephen Hawking.

“Tuhan mungkin ada, namun ilmu pengetahuan bisa menjelaskan alam semesta ada tanpa peran Sang Pencipta,” kata Hawking dalam wawancara di program bincang-bincang di stasiun televisi CNN, “Larry King Live,” yang ditayangkan Jumat waktu Amerika.

Bersama dengan fisikawan Amerika Serikat (AS), Leonard Mlodinow, ilmuwan terkemuka asal Inggris itu menulis buku “The Grand Design.” Dirilis pada 9 September, buku itu sangat kontroversial karena Hawking dan Mlodinow menyatakan bahwa bukan Tuhan yang berperan dalam penciptaan alam semesta.

Kalangan rohaniwan ramai-ramai menolak argumen Hawking sejak dia menulis tinjauan “The Grand Design” di media Inggris sekitar satu pekan sebelum penjualan buku itu.

Melalui bukunya, ilmuwan 68 tahun itu berargumen bahwa, berdasarkan keberadaan gravitasi, alam semesta bisa dan akan tercipta dengan sendirinya dari antah berantah. “Penciptaan yang spontan adalah alasan mengapa alam semesta dan kemanusiaan terjadi,” tulis Hawking.

Kepada pengasuh acara, Larry King, Hawking menjelaskan bahwa gravitasi dan teori kuantum menyebabkan jagat raya tercipta secara spontan.

King lalu bertanya kepada Hawking, apa pendapatnya atas reaksi yang keras dari banyak kalangan atas teorinya itu. Hawking pun menjawab secara kalem.

“Ilmu pengetahuan kian mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dulu menjadi ranah agama,” kata Hawking. “Perhitungan ilmiah kini sudah komplit. Teologi tidak diperlukan,” lanjut penemu teori “Lubang Hitam” itu.

Hawking lalu menyatakan bahwa buku terbaru yang dia tulis itu berupaya memberi gambaran luas bagaimana alam semesta beroperasi dan tempat kita berada di dalamnya. “Itu adalah keinginan manusia yang mendasar dan juga menempatkan kekhawatiran kita dalam perspektif,” kata Hawking.

Hawking juga mengatakan bahwa jika alam semesta dapat tercipta dengan sendirinya, maka terdapat alam semesta-alam semesta lainnya selain alam semesta kita yang juga tercipta secara spontan dari ketiadaan. Kesemua alam semesta ini menurutnya terbentuk tanpa perlu campur tangan Tuhan. Dia menyebut pembentukan banyak alam semesta ini dengan nama “teori-M”

“Inilah inti dari buku saya, bahwa ilmu pengetahuan dapat menjelaskan alam semesta. Karena dari itu, kita tidak membutuhkan ilmu Tuhan untuk menjelaskan mengapa ada sesuatu ketimbang tiada, atau menjelaskan mengapa alam semesta terjadi seperti sekarang,” ujarnya,

Hawking juga mengatakan jika dia dapat mengarungi waktu – yang secara teori mungkin saja dilakukan- maka dia akan pergi ke masa depan untuk membuktikan bahwa teori-M adalah teori untuk segalanya

klik

MEMERAS SUSU DOMBA

Posted: Maret 4, 2011 in Warning

JAKARTAUmat Kristen digegerkan oleh skandal memalukan di kampus teologi. Seorang pendeta dari gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) divonis hanya lima tahun dalam kasus pelecehan seksual terhadap 19 orang mahasiswi teologi HKBP. Kabar memalukan itu diberitakan oleh majalah Kristen selama empat edisi berturut-turut.

Majalah Narwastu edisi November memuat berita yang menghebohkan tentang skandal perzinahan yang dilakukan Pendeta HKBP Laguboti, Toba Samosir, Sumatera Utara. Sebelumnya, Majalah rohani kristiani itu membleceti kasus memalukan Pendeta Siman Hutahaean STh  pada edisi Juli 2010, Agustus 2010 dan September 2010.

Akibat perbuatannya yang melecehkan 19 mahasiswi Sekolah Biblevrouw HKBP Laguboti, Toba Samosir, Sumatera Utara, beberapa bulan lalu, Pendeta Siman Hutahaean divonis lima tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Balige.

Kasus ini mencuat ke ranah hukum dan menjadi konsumsi pemberitaan publik, setelah 19 mahasiswi HKBP itu melakukan gugatan hukum, karena perlakuan Pendeta Siman Hutahaean STh  amat tidak senonoh dan merusak citra pelayanan di HKBP. Akibat ulahnya tersebut, jaksa penuntut umum menuntut hukuman tujuh tahun terhadap Pendeta HKBP ini.

Namun setelah beberapa kali persidangan, akhirnya Majelis Hakim memutuskan vonis hukuman lima tahun penjara dengan potongan selama ditahan.

….hukuman terhadap Pendeta Siman Hutahaean STh  harus diberikan agar ada efek jera terhadap pelayan supaya hati-hati melayani sesamanya yang berlainan jenis….

Kuasa hukum 19 mahasiswi korban pelecehan seksual di gereja HKBP, Jose Silitonga SH mengatakan kepada Majalah Narwastu menuturkan, hukuman terhadap Pendeta Siman Hutahaean STh  harus diberikan agar ada efek jera terhadap pelayan supaya hati-hati melayani sesamanya yang berlainan jenis.

Jose menambahkan, hukuman terhadap Pendeta Siman Hutahaean STh  itu kiranya bisa menyadarkan pimpinan HKBP agar jangan sombong, tapi tetap rendah hati terhadap jemaat.

….Jangan pula pimpinan HKBP hanya ingin memerah susu domba-dombanya, tapi pikirkanlah apa kebutuhan domba-domba tersebut….

“Jangan jemaat atau orang-orang kecil, seperti mahasiswi Biblevrouw diremehkan. Mereka pun hamba-hamba Tuhan dan mesti dihargai. Jangan pula pimpinan HKBP hanya ingin memerah susu domba-dombanya, tapi pikirkanlah apa kebutuhan domba-domba tersebut. Kasus HKBP Ciketing Bekasi, HKBP Filadelfia dan HKBP Cinere seharusnya bisa menyadarkan pimpinan HKBP agar rendah hati. Jangan hanya memikirkan uang dan jabatan saja,” tegas pengacara vokal yang berjemaat di HKBP Kelapa Gading, Jakarta Utara ini.

Terhadap warga HKBP, khususnya yang awam soal hukum Jose mengatakan, ia akan terus memberikan pengetahuan hukumnya lewat diskusi atau ceramah, sehingga pelayan-pelayan HKBP tidak dibodoh-bodohi oleh pihak lain. Misalnya, baru-baru ini Jose sudah diundang pimpinan Sekolah Biblevrouw HKBP Laguboti untuk memberi ceramah tentang hukum, sehingga mahasiswi itu cerdas secara hukum.

….Kasus HKBP Ciketing Bekasi, HKBP Filadelfia dan HKBP Cinere seharusnya bisa menyadarkan pimpinan HKBP agar rendah hati. Jangan hanya memikirkan uang dan jabatan saja….

“Saya akan membela orang-orang yang tertindas di HKBP, sekalipun harus berhadapan dengan pimpinan HKBP,” pangkas Jose yang juga ketua PERWAMKI (Persekutuan Wartawan Media Kristiani Indonesia) ini.

Menurut laporan SIB, aksi pelecehan seksual itu dilakukan Pendeta Siman Hutahaean STh  dengan modus pelajaran meditasi. Aksinya sendiri dilakukan dengan cara memanggil mahasiswi untuk pelajaran meditasi. Saat itulah kesempatan dipergunakan SH untuk melakukan aksinya hingga terbongkarnya kasus ini sendiri ke publik. [taz/dbs]